Ramadan, lemang jadi buruan untuk berbuka

Kamis, 01 Agustus 2013 - 13:08 WIB
Ramadan, lemang jadi...
Ramadan, lemang jadi buruan untuk berbuka
A A A
Sindonews.com - Salah satu makanan khas saat puasa adalah lemang. Makanan asal Padang, Sumatera Barat terbuat dari beras ketan yang dibakar dalam bambu. Tak sedikit warga Depok yang berburu mencari lemang untuk hidangan berbuka puasa.

Bagi warga Depok, tak perlu jauh-jauh untuk menikmati makanan khas ini. Cukup datang ke tempat pembuatan Lemang H Rambey di Jalan Juanda, Depok. Lemang buatanya sudah tersohor dan disukai hingga ke mancanegara.

“Saat pembakaran membutuhkan waktu tiga hingga empat jam. Daun pisang yang ada dalam bambu menambah citarasa dan aroma lemang,” kata Rambey, Kamis (1/8/2013).

Rambey sudah lima tahun menggeluti usaha makanan tersebut mengatakan ketika membakar lemang diperlukan api yang menyala dengan sedang. “Kalau terlalu besar nanti matangnya tidak merata, kemudian juga harus rajin membaliknya,” ujarnya.

Lemang yang sudah matang, lanjut Rambey, dapat disantap dengan didampingi menu lain. “Makanan pendampingnya tergantung. Mau manis atau gurih. Lemang bisa disajikan dengan tape ketan hitam, sarikaya, duren, kinca bahkan rendang," jelasnya.

Ia mengungkapkan jika di daerah asalnya yakni Sumatera Barat, Lemang sudah menjadi makanan wajib. "Iya, itu sudah jadi khas, makanan di saat buka puasa, Idul Fitri, Idul Adha atau kapan saja," ungkapnya.

Penikmat lemang ternyata tak hanya masyarakat Sumatera saja, melainkan datang dari berbagai suku lain.

"Karena rasanya yang gurih dan legit, pelanggan saya nggak hanya dari Depok saja. Bahkan ada yang pesan dari luar negeri seperti Hongkong," jelasnya.

Rambey menjual lemangnya mulai harga Rp20 ribu sampai Rp40 ribu. "Bisa awet sampai tiga hari, tapi kalau ditaruh di lemari pendingin bisa mencapai dua minggu," katanya.

"Saya bersyukur selama bulan puasa ini penjualan meningkat bisa mencapai 30 hingga 40 bambu. Ini berkah di bulan Ramadan," pungkasnya.
(ysw)
Copyright © 2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.0675 seconds (0.1#10.24)