Pemudik tahun ini diprediksi naik 6,99 persen
Senin, 12 Mei 2014 - 22:14 WIB
Pemudik tahun ini diprediksi naik 6,99 persen
A
A
A
Sindonews.com - Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini naik sebesar 6,99 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Kenaikan 6,99 persen itu berjumlah 27,89 juta pemudik. Sementara tahun lalu sebesar 25,6 juta pemudik.
"Perbandingan demand 2013 dibanding 2014 6,99 persen. Demand naik hampir 7 persen. Sudah kita buatkan populasinya," ungkap Kepala Litbang Kemenhub Elly Adriani Sinaga saat memberikan paparanya Potensi Demand Angkutan Lebaran 2014, di Jakarta, Senin (12/5/14).
Dijelaskan Elly, masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2014 meningkat karena 12 wilayah yang menjadi sampel survei mengalami peningkatan jumlah penduduk.
"Responden survei adalah rumah tangga yang telah disurvei tahun 2013 untuk mengetahui apakah responden benar-benar mudik sesuai rencana mudik atau tidak," ujar Elly.
Hasil survei tersebut juga mendapatkan tingkatan penghasilan para pemudik. Salah satunya adalah, sebanyak 44 persen pemudik berpenghasilan di antara Rp3 juta-5 juta.
"42 persen masayarakat pendapat Rp1 juta-3 juta, lalu 3 persen masyarakat pendapatan lebih kecil Rp1 juta, 1 persen pendapatan lebih besar Rp10 juta, 10 persen pendapatan Rp5 juta-10 juta, dan 44 persen pendapatan Rp3 juta-5 juta," katanya.
Kenaikan 6,99 persen itu berjumlah 27,89 juta pemudik. Sementara tahun lalu sebesar 25,6 juta pemudik.
"Perbandingan demand 2013 dibanding 2014 6,99 persen. Demand naik hampir 7 persen. Sudah kita buatkan populasinya," ungkap Kepala Litbang Kemenhub Elly Adriani Sinaga saat memberikan paparanya Potensi Demand Angkutan Lebaran 2014, di Jakarta, Senin (12/5/14).
Dijelaskan Elly, masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2014 meningkat karena 12 wilayah yang menjadi sampel survei mengalami peningkatan jumlah penduduk.
"Responden survei adalah rumah tangga yang telah disurvei tahun 2013 untuk mengetahui apakah responden benar-benar mudik sesuai rencana mudik atau tidak," ujar Elly.
Hasil survei tersebut juga mendapatkan tingkatan penghasilan para pemudik. Salah satunya adalah, sebanyak 44 persen pemudik berpenghasilan di antara Rp3 juta-5 juta.
"42 persen masayarakat pendapat Rp1 juta-3 juta, lalu 3 persen masyarakat pendapatan lebih kecil Rp1 juta, 1 persen pendapatan lebih besar Rp10 juta, 10 persen pendapatan Rp5 juta-10 juta, dan 44 persen pendapatan Rp3 juta-5 juta," katanya.
(hyk)