Ini Penyebab Pemudik Tak Akan Meningkat Tajam
Senin, 14 Juli 2014 - 11:44 WIB
Ini Penyebab Pemudik Tak Akan Meningkat Tajam
A
A
A
JAKARTA - Peningkatan penumpang di Terminal Kampung Ramputan, Jakarta Timur, tetap akan terjadi. Meski demikian, peningkatan tersebut tidak akan menanjak tajam.
"Prediksi enggak berubah banyak penumpangnya, naiknya cuman beberapa persen enggak banyak pokoknya," kata anggota Dishub di Terminal AKAP Kampung Rambutan Anang Hidayat kepada Sindonews di lokasi, Senin (14/7/2014).
Menurut Anang, hal itu dilatar belakangi beberapa faktor. Di antarnya pemudik yang menggunkan jasa kereta api dan mudik gratis yang disediakan lembaga serta sejumlah perusahaan.
"Pertama pasti sekarang sudah banyak tiket yang dijual di online seperti kerta api juga kaya gitu. Kemudian ada juga sekarang fasilitas dari Kemenhub yang mudik gratis itu yang pakai jasa motor, dan ada juga mudik gratis dari berbagai perusahaan swasta," katanya.
Meski demikian, kata dia, masyarakat yang hendak balik ke Jakarta akan mengalami kebingungan. "Paling nanti yang bingung adalah penumpang yang akan balik ke jakarta," katanya.
Dia menambhakan, Terminal Kampung Rambutan dijaga 42 petugas AKAP, 20 orang dari BKO Dishub Provinsi dan baik Polres dan Polsek, Pramuka dan kesehatan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukam mudik ke kampung halamannya.
"Prediksi enggak berubah banyak penumpangnya, naiknya cuman beberapa persen enggak banyak pokoknya," kata anggota Dishub di Terminal AKAP Kampung Rambutan Anang Hidayat kepada Sindonews di lokasi, Senin (14/7/2014).
Menurut Anang, hal itu dilatar belakangi beberapa faktor. Di antarnya pemudik yang menggunkan jasa kereta api dan mudik gratis yang disediakan lembaga serta sejumlah perusahaan.
"Pertama pasti sekarang sudah banyak tiket yang dijual di online seperti kerta api juga kaya gitu. Kemudian ada juga sekarang fasilitas dari Kemenhub yang mudik gratis itu yang pakai jasa motor, dan ada juga mudik gratis dari berbagai perusahaan swasta," katanya.
Meski demikian, kata dia, masyarakat yang hendak balik ke Jakarta akan mengalami kebingungan. "Paling nanti yang bingung adalah penumpang yang akan balik ke jakarta," katanya.
Dia menambhakan, Terminal Kampung Rambutan dijaga 42 petugas AKAP, 20 orang dari BKO Dishub Provinsi dan baik Polres dan Polsek, Pramuka dan kesehatan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukam mudik ke kampung halamannya.
(mhd)