Kendaraan Berat Dilarang Melintas Pantura

Selasa, 22 Juli 2014 - 15:28 WIB
Kendaraan Berat Dilarang...
Kendaraan Berat Dilarang Melintas Pantura
A A A
GARUT - Kapolri Jendral Polisi Sutarman menyatakan kendaraan berukuran besar mesti menggunakan jalur tengah dan selatan Jawa Barat. Amblesnya Jembatan Comal di wilayah Pemalang, Jawa Tengah, membuat jalur Pantura hanya bisa dilalui kendaraan kecil berbobot di bawah 10 ton.

“Meski sedang diperbaiki sementara untuk kebutuhan arus mudik, jembatan itu hanya bisa dilintasi kendaraan kecil. Itu pun dipergunakan satu jalur, tidak bisa dua jalur sekaligus,” kata Sutarman, di Pos Pelayanan Terpadu Polres Garut, Kecamatan Limbangan, Selasa (22/7/2014).

Dia menambahkan, pada pertengahan pekan ini seluruh kendaraan berbobot besar dari Jakarta seperti truk kontainer, bus besar, dan lainnya, akan dialihkan seluruhnya ke jalur tengah dan selatan. Berbagai jenis kendaraan jumbo ini harus melintasi jalur Nagreg, Limbangan Garut, Tasikmalaya, dan Banjar melalui Cileunyi Bandung.

“Semua truk besar dan kendaraan besar dialihkan ke jalur selatan. Mungkin bisa terjadi kepadatan, karena beberapa titik seperti di jalur Limbangan ini saya khawatirkan akan menjadi masalah,” terangnya.

Oleh karena itu, dia meminta jajaran Polres Garut untuk dapat bertugas secara maksimal dalam mengatur arus lalu lintas di Jalur Limbangan-Malangbong. Sementara Polres Tasikmalaya, telah diintruksikan bersiaga melakukan langkah rekayasa jalan di kawasan Gentong jika ada kendaraan mogok.

“Kalau ada kendaraan mogok, berarti akan terjadi macet di Limbangan. Dampaknya bisa mengular ke wilayah Nagreg hingga Cileunyi. Perpindahan kendaraan dari jalur utara ke tengah dan selatan, akan membuat volumenya semakin besar dan banyak. Ada satu titik saja masalah, bisa merembet,” ucapnya.

Sutarman juga mengimbau agar seluruh pemudik yang menggunakan kendaraan lebih kecil untuk dapat menggunakan jalur alternatif. Dia mengatakan, anggota Polri yang ditempatkan di setiap jalur akan selalu siap mengatur kelancaran arus mudik.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Ini yang Sebaiknya Masyarakat...
Ini yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan Ketika Mudik Kembali Dilarang
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
DNA Pertama Manusia...
DNA Pertama Manusia Purba dengan Kromosom X Ditemukan
Bumi Semakin Kritis,...
Bumi Semakin Kritis, Turn Down the Heat Demi Cegah Pencairan Es Kutub Utara
Artikel Terkini
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved