Macet Parah, Madiun-Nganjuk 4 Jam

Jum'at, 01 Agustus 2014 - 14:17 WIB
Macet Parah, Madiun-Nganjuk...
Macet Parah, Madiun-Nganjuk 4 Jam
A A A
NGANJUK - Penumpukan kendaraan pemudik yang hendak kembali ke daerah asalnya pasca berhari raya masih terus terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ribuan kendaraan pemudik terjebak macet di pintu masuk maupun pintu keluar Nganjuk. Akibatnya, perjalanan dari Madiun ke Nganjuk yang biasanya hanya butuh waktu setengah jam, kini empat jam.

Ribuan kendaraan pemudik yang bergerak ke arah Surabaya terjebak kemacetan panjang di wilayah Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (1/8/2014) siang. Penyebabnya adalah padatnya lalu lintas kendaraan di perempatan lampu merah Kertosono, sehingga kendaraan yang akan bergerak dari keempat arah tersebut harus melintas secara bergantian.

Di jalur ini, penumpukan kendaraan pemudik mengular mulai dari perempatan Kertosono hingga terminal bus. Kesal dengan kemacetan tersebut, para pengendara roda dua nekat trotoar dan menjadikan trotoar tersebut sebagai jalan alternatif menghindari macet. Agar kemacetan tidak semakin parah, petugas terpaksa mengabaikan lampu pengatur lalu lintas dan mengatur arus lalu lintas secara manual.

Tak hanya di wilayah Kecamatan Kertosono, kemacetan panjang juga dialami pemudik sejak Saradan-Madiun hingga Kecamatan Bagor-Nganjuk. Pemudik memperkirakan panjang antrean kendaraan mencapai lebih dari 10 kilometer.

Panjangnya antrean kendaraan juga membuat waktu tempuh dari Madiun menuju Nganjuk menjadi lebih lama, mencapai empat jam. Padahal, jika kondisinya normal, dari Madiun ke Nganjuk hanya butuh waktu setengah sampai satu jam.

Penyebab kemacetan di jalur Nganjuk-Madiun masih sama dengan tahun-tahun lalu, yakni karena adanya penyempitan ruas jalan di beberapa titik baik di Nganjuk maupun Madiun. Gunawan, salah seorang pemudik, mengeluhkan kondisi tersebut karena meski kemacetan parah terjadi setiap tahun, sampai saat ini tak pernah ada pelebaran jalan atau perbaikan infrastruktur dari aparat terkait.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Cek Kesiapan Jalur Mudik...
Cek Kesiapan Jalur Mudik 2024, Korlantas: Jalan Tol dan Non-tol Sudah 98 Persen
Mudik di Masa Pemulihan...
Mudik di Masa Pemulihan Ekonomi
Jalur Mudik Gentong...
Jalur Mudik Gentong Pagi Ini Didominasi Sepeda Motor
Jelang Mudik Lebaran,...
Jelang Mudik Lebaran, Polda Jabar Siapkan Jalur Alternatif Pengurai Kepadatan
Arus Mudik Lingkar Gentong...
Arus Mudik Lingkar Gentong Per 17 Maret 2026 Melonjak Capai 28.611 Kendaraan
35.000 Kendaraan Melintas...
35.000 Kendaraan Melintas Masuk Lingkar Gentong dalam 2 Hari Terakhir
Rekomendasi
Tulang-tulang Bangsa...
Tulang-tulang Bangsa Raksasa Ditemukan di dalam Gua Nevada
Bahasa Kuno yang Tidak...
Bahasa Kuno yang Tidak Diketahui Ditemukan di Turki
Ekosistem Menghilang,...
Ekosistem Menghilang, Hal Ini Lebih Menakutkan dari Rencana Trump Soal Greenland
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Rusia Akan Menerapkan...
Rusia Akan Menerapkan Sistem Ekonomi Islam di 4 Wilayah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved