Penjelasan Ilmiah Mengapa Rasulullah SAW Melarang Berkeliaran Saat Maghrib
Jum'at, 20 Januari 2023 - 17:42 WIB
Ketika waktu Maghrib tiba, terjadi perubahan spektrum warna alam yang selaras dengan frekuensi Jin dan Iblis, yakni spektrum warna merah. Di saat itulah setan menyebar mencari tempat tinggal. Foto/dok iStock
Sebuah Hadis masyhur pernah disampaikan Nabi Muhammad SAW tentang larangan keluar rumah saat Maghrib atau setelah matahari tenggelam. Anak-anak kecil juga dilarang berkeliaran pada waktu tersebut.
Mengapa Nabi melarang anak-anak berkeliaran dan memerintahkan agar pintu-pintu rumah ditutup? Ada apa sebenarnya dengan waktu Maghrib tersebut?
Sebelum kita jelaskan alasan ilmiahnya, mari kita simak pesan beliau dalam Hadis berikut:
Dari Jabir bin 'Abdullah radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ، أَوْ أَمْسَيْتُمْ، فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَحُلُّوهُمْ، فَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا، وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا، وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ
Artinya: "Jika awal malam telah tiba (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kecil kalian (di dalam rumah), karena ketika itu setan sedang berkeliaran. Jika telah berlalu sesaat di waktu malam (misalnya setelah Isya), lepaskanlah mereka (jika mereka mau bermain di luar rumah, maka dipersilakan). (Di awal malam), tutuplah pintu-pintu rumah sambil menyebut nama Allah Ta'ala, karena setan tidak dapat membuka pintu yang digembok (dengan membaca bismillah); tutuplah tandon-tandon (ember) air kalian dan sebutlah nama Allah Ta'ala (ketika menutupnya); tutuplah wadah-wadah kalian (piring atau gelas) dan sebutlah nama Allah Ta’ala (ketika menutupnya), meskipun kalian tutup dengan tutup seadanya (yang tidak bisa menutup dengan sempurna, semacam lidi, sedotan, atau yang lainnya); dan matikanlah lampu-lampu kalian (yang memiliki potensi berbahaya kebakaran jika ditinggal tidur semacam lilin, obor, atau sejenisnya)." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam redaksi lain disebutkan: "Jangan kalian membiarkan anak-anak kalian di saat matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam sebab setan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam."
Imam Ibnul Jauzi mengatakan bahwa alasan anak-anak (dilarang keluar) pada waktu itu karena dikhawatirkan terjadi sesuatu. Karena setan biasanya berlindung di tempat najis (yang menempel) anak-anak. Karena itu, dikhawatirkan terjadi sesuatu pada anak-anak pada waktu itu.
Penjelasan Ilmiah
Larangan bekeliaran saat Maghrib bukanlah mitos yang sering disampaikan orang tua secara turun temurun. Dalam sabdanya, Nabi mengatakan bahwa ketika Maghrib, akan banyak setan dan Jin yang berkeliaran.
Sebuah buku ilmiah karya Prof DR Ir Osly Rachman MS berjudul "The Science Of Shalat" yang diterbitkan Qultummedia menjelaskan bahwa menjelang Maghrib, alam akan berubah menjadi spektrum cahaya berwarna merah.
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetis (EM) yang memiliki spectrum warna yang berbeda satu sama lain. Setiap warna dalam spektrum mempunyai energi, frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda.
Ketika waktu Maghrib tiba, terjadi perubahan spektrum warna alam selaras dengan frekuensi Jin dan Iblis, yakni spektrum warna merah. Pada waktu ini, Jin dan Iblis amat bertenaga karena memiliki resonansi bersamaan dengan warna alam.
Mengapa Nabi melarang anak-anak berkeliaran dan memerintahkan agar pintu-pintu rumah ditutup? Ada apa sebenarnya dengan waktu Maghrib tersebut?
Sebelum kita jelaskan alasan ilmiahnya, mari kita simak pesan beliau dalam Hadis berikut:
Dari Jabir bin 'Abdullah radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ، أَوْ أَمْسَيْتُمْ، فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَحُلُّوهُمْ، فَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا، وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا، وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ
Artinya: "Jika awal malam telah tiba (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kecil kalian (di dalam rumah), karena ketika itu setan sedang berkeliaran. Jika telah berlalu sesaat di waktu malam (misalnya setelah Isya), lepaskanlah mereka (jika mereka mau bermain di luar rumah, maka dipersilakan). (Di awal malam), tutuplah pintu-pintu rumah sambil menyebut nama Allah Ta'ala, karena setan tidak dapat membuka pintu yang digembok (dengan membaca bismillah); tutuplah tandon-tandon (ember) air kalian dan sebutlah nama Allah Ta'ala (ketika menutupnya); tutuplah wadah-wadah kalian (piring atau gelas) dan sebutlah nama Allah Ta’ala (ketika menutupnya), meskipun kalian tutup dengan tutup seadanya (yang tidak bisa menutup dengan sempurna, semacam lidi, sedotan, atau yang lainnya); dan matikanlah lampu-lampu kalian (yang memiliki potensi berbahaya kebakaran jika ditinggal tidur semacam lilin, obor, atau sejenisnya)." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam redaksi lain disebutkan: "Jangan kalian membiarkan anak-anak kalian di saat matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam sebab setan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam."
Imam Ibnul Jauzi mengatakan bahwa alasan anak-anak (dilarang keluar) pada waktu itu karena dikhawatirkan terjadi sesuatu. Karena setan biasanya berlindung di tempat najis (yang menempel) anak-anak. Karena itu, dikhawatirkan terjadi sesuatu pada anak-anak pada waktu itu.
Penjelasan Ilmiah
Larangan bekeliaran saat Maghrib bukanlah mitos yang sering disampaikan orang tua secara turun temurun. Dalam sabdanya, Nabi mengatakan bahwa ketika Maghrib, akan banyak setan dan Jin yang berkeliaran.
Sebuah buku ilmiah karya Prof DR Ir Osly Rachman MS berjudul "The Science Of Shalat" yang diterbitkan Qultummedia menjelaskan bahwa menjelang Maghrib, alam akan berubah menjadi spektrum cahaya berwarna merah.
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetis (EM) yang memiliki spectrum warna yang berbeda satu sama lain. Setiap warna dalam spektrum mempunyai energi, frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda.
Ketika waktu Maghrib tiba, terjadi perubahan spektrum warna alam selaras dengan frekuensi Jin dan Iblis, yakni spektrum warna merah. Pada waktu ini, Jin dan Iblis amat bertenaga karena memiliki resonansi bersamaan dengan warna alam.
Lihat Juga :