Bagaimana Cara Mendapatkan Malam Lailatulqadar? Begini Menurut Gus Baha
Jum'at, 07 April 2023 - 11:35 WIB
Ada banyak cara untuk mendapatkan keutamaan malam lailatulqadar. Seperti banyak dijelaskan para ulama, untuk mendapatkan malam lailatulqadar, umat muslim harus melaksanakan ibadah-ibadah di bulan puasa dengan baik. Foto ilustrasi/ist
Bagaimana cara mendapatkan Malam Lailatulqadar ? Malam Lailatulqadar disebutkan sebagai malam yang istimewa karena malam tersebut dinilai lebih baik dari 1.000 bulan. Malam tersebut ada di waktu bulan Ramadan saja, namun kapan pastinya tidak ada yang mengetahuinya secara pasti, namun Allah Subhanahu wa ta'ala menjelaskan tanda-tandanya.
Ada banyak cara untuk mendapatkan keutamaan Malam Lailatulqadar . Seperti banyak dijelaskan para ulama, untuk mendapatkan malam lailatulqadar, umat muslim harus melaksanakan ibadah-ibadah di bulan puasa dengan baik. Seperti menjalankan salat wajib, salat-salat sunnah seperti tarawih, tahajud dan salat qiyamul Ramadan lainnya, banyak membaca Al-Qur'an, berzikir, dan banyak mengamalkan amalan saleh lainnya.
Baca juga: Mereka yang Pasti Mendapatkan Lailatul Qadar Menurut Syaikh Al-Utsaimin
Ulama ahli tafsir Al-Qur'an asal Rembang KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau populer dengan sebutan Gus Baha dalam satu kajiannya yang dilansir dari Channel Youtube NU Online. Bahasan ceramah tentang cara mendapatkan malam Lailatulqadar dari Gus Baha ini cukup menarik disimak! Apa hikmah Lailatulqadar dan cara mencarinya!
Berikut uraian ceramahnya:
"Ada ulama yang mengatakan 10+10. Berarti mulai malam tanggal 11. Tapi keyakinan saya pokoknya dicari, yang penting yakin dapat.
Saya punya kitab hadis yang kredibel. Ini kitab orang dahulu. Kitab itu menyebutkan, Nabi Muhammad SAW sedang cerita tentang umur Nabi Nuh itu 1000 kurang 50, berarti usianya 950 tahun. Nabi Ibrahim ratusan tahun.
Kemudian Nabi Muhammad resah. "Kalau umatku umurnya pendek-pendek terus bagaimana?" Allah pun merespons keresehan Kanjeng Nabi dengan memberi bonus Lailatulqadar. "Lailatul Ummatan yang usianya pendek itu Aku memberi Lailatulqadar yang nilainya sama dengan 1000 bulan (83 tahun 4 bulan)."
Artinya, umat Nabi kalau pas di bulan Ramadan kalau salat menghadap kiblat dan tidak bermaksiat, maka dapat Lailatul Qadar.
Hal itu karena memang keresahan Nabi yang dijawab Allah: "Meskipun umatmu umurnya pendek, Aku beri ibadah Lailatul Qadar." Memang idealnya dicari tanggal berapa? Kalau saya biasa (malam) 11, kalau di sini 21, 23? Di desa saya, malam 17 itu yang ke mushalla hanya saya. Yang lain itu 21, 23. Jadi, saya ini minoritas. Kalau malam 21, 23 orang ibadah itu banyak.
Ada orang yang bertanya, "Tidak ibadah, Gus?" "Aku sudah kelewat. Tapi, sisanya masih punyamu." Karena minoritas, (Lailatul Qadar) sudah kelewat. (hehehe)
Ada banyak cara untuk mendapatkan keutamaan Malam Lailatulqadar . Seperti banyak dijelaskan para ulama, untuk mendapatkan malam lailatulqadar, umat muslim harus melaksanakan ibadah-ibadah di bulan puasa dengan baik. Seperti menjalankan salat wajib, salat-salat sunnah seperti tarawih, tahajud dan salat qiyamul Ramadan lainnya, banyak membaca Al-Qur'an, berzikir, dan banyak mengamalkan amalan saleh lainnya.
Baca juga: Mereka yang Pasti Mendapatkan Lailatul Qadar Menurut Syaikh Al-Utsaimin
Ulama ahli tafsir Al-Qur'an asal Rembang KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau populer dengan sebutan Gus Baha dalam satu kajiannya yang dilansir dari Channel Youtube NU Online. Bahasan ceramah tentang cara mendapatkan malam Lailatulqadar dari Gus Baha ini cukup menarik disimak! Apa hikmah Lailatulqadar dan cara mencarinya!
Berikut uraian ceramahnya:
"Ada ulama yang mengatakan 10+10. Berarti mulai malam tanggal 11. Tapi keyakinan saya pokoknya dicari, yang penting yakin dapat.
Saya punya kitab hadis yang kredibel. Ini kitab orang dahulu. Kitab itu menyebutkan, Nabi Muhammad SAW sedang cerita tentang umur Nabi Nuh itu 1000 kurang 50, berarti usianya 950 tahun. Nabi Ibrahim ratusan tahun.
Kemudian Nabi Muhammad resah. "Kalau umatku umurnya pendek-pendek terus bagaimana?" Allah pun merespons keresehan Kanjeng Nabi dengan memberi bonus Lailatulqadar. "Lailatul Ummatan yang usianya pendek itu Aku memberi Lailatulqadar yang nilainya sama dengan 1000 bulan (83 tahun 4 bulan)."
Artinya, umat Nabi kalau pas di bulan Ramadan kalau salat menghadap kiblat dan tidak bermaksiat, maka dapat Lailatul Qadar.
Hal itu karena memang keresahan Nabi yang dijawab Allah: "Meskipun umatmu umurnya pendek, Aku beri ibadah Lailatul Qadar." Memang idealnya dicari tanggal berapa? Kalau saya biasa (malam) 11, kalau di sini 21, 23? Di desa saya, malam 17 itu yang ke mushalla hanya saya. Yang lain itu 21, 23. Jadi, saya ini minoritas. Kalau malam 21, 23 orang ibadah itu banyak.
Ada orang yang bertanya, "Tidak ibadah, Gus?" "Aku sudah kelewat. Tapi, sisanya masih punyamu." Karena minoritas, (Lailatul Qadar) sudah kelewat. (hehehe)
Lihat Juga :