Keajaiban Ayat Kursi, Seorang Muslimah di Amerika Selamat dari Pelecehan Seksual
Kamis, 06 Juli 2023 - 05:10 WIB
Banyak kisah-kisah menakjubkan tentang keajaiban Ayat Kursi sebagai wasilah perlindungan dari kejahatan dan gangguan setan. Foto ilustrasi/Channel Amazing Islamic Stories
Banyak kisah menakjubkan tentang keajaiban Ayat Kursi sebagai wasilah perlindungan dari kejahatan dan gangguan setan. Salah satunya kisah yang dialami seorang wanita muslimah asal Malaysia yang bekerja di Amerika Serikat 2006 lalu.
Perempuan berhijab itu selamat dari pelecehan seksual berkat Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah Ayat 255) yang dibacanya. Kisah ini diceritakan Syaiful Malin dalam "Hikmah Ayat Kursi".
Suatu malam, wanita muslimah berakhlak baik itu sedang dalam perjalanan pulang kerja dan kebetulan mengambil jalan pulang yang pendek. Jalan yang ditempuh cukup tersembunyi dan tidak banyak orang yang lalu lalang saat itu. Kala itu memang sudah larut malam.
Berjalan di lorong yang gelap membuatnya sedikit gugup dan takut karena sendirian. Tiba-tiba dia melihat seorang laki-laki (kulit putih Amerika) bersandar di dinding di sisi lorong. Dia mulai merasa takut dan tidak nyaman. Namun, dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah sembari berdoa memohon keselamatan.
Kemudian wanita muslimah itu membaca Ayat Kursi berulang-ulang dengan penuh harap Allah berkenan melindunginya. Ketika melewati pria yang bersandar itu, dia berbalik dan berusaha mengenali wajah pria itu. Untungnya, laki-laki itu tidak bertingkah aneh.
Muslimah itu pun akhirnya selamat sampai di rumahnya. Keesokan paginya, dia dikejutkan dengan berita di koran bahwa seorang wanita telah diperkosa oleh pria tak dikenal di dekat gang yang dilewatinya kemarin hanya 10 menit setelah dia menyeberang gang.
Wanita Muslimah ini berfirasat bahwa pelaku pemerkosa itu adalah pria kulit putih yang dilihatnya kemarin. Karena rasa penasaran dan tanggung jawab, dia langsung pergi ke kantor polisi untuk melihat pelakunya. Wanita muslimah ini dapat mengidentifikasi tersangka melalui kamera. Setelah penyelidikan, polisi menemukan bukti bahwa pria itu adalah pemerkosa yang dicari.
Namun, wanita muslimah ini menaruh rasa heran mengapa pria itu tidak menjadikan dirinya sebagai korban saat melewati lorong, padahal saat itu dia sendirian. Pria tersebut justru memperkosa wanita yang lewat setelahnya. Muslimah ini sangat ingin tahu alasannya. Dia pun meminta izin polisi untuk berbicara dengan pelaku sebelum hukuman dijatuhkan (sebelum pria itu dibawa ke tempat lain).
Muslimah itu bertanya kepada pelaku pemerkosa: "Why don't you do anything to me on that night even though you know that I'm alone? (Mengapa kamu tidak melakukan apa pun padaku pada malam itu padahal kamu tahu bahwa aku sendirian?"
Pemerkosa itu menjawab: "No, you are not alone. That night I saw two young man walking with you. One on your right side and the other one was by your left side. If you were alone of course you will be my victim (Tidak, kamu tidak sendirian. Malam itu saya melihat dua sosok laki-laki berjalan denganmu. Satu di sisi kananmu dan satu lagi di sisi kirimu. Jika kamu sendirian tentu kamu akan menjadi korbanku."
Perempuan berhijab itu selamat dari pelecehan seksual berkat Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah Ayat 255) yang dibacanya. Kisah ini diceritakan Syaiful Malin dalam "Hikmah Ayat Kursi".
Suatu malam, wanita muslimah berakhlak baik itu sedang dalam perjalanan pulang kerja dan kebetulan mengambil jalan pulang yang pendek. Jalan yang ditempuh cukup tersembunyi dan tidak banyak orang yang lalu lalang saat itu. Kala itu memang sudah larut malam.
Berjalan di lorong yang gelap membuatnya sedikit gugup dan takut karena sendirian. Tiba-tiba dia melihat seorang laki-laki (kulit putih Amerika) bersandar di dinding di sisi lorong. Dia mulai merasa takut dan tidak nyaman. Namun, dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah sembari berdoa memohon keselamatan.
Kemudian wanita muslimah itu membaca Ayat Kursi berulang-ulang dengan penuh harap Allah berkenan melindunginya. Ketika melewati pria yang bersandar itu, dia berbalik dan berusaha mengenali wajah pria itu. Untungnya, laki-laki itu tidak bertingkah aneh.
Muslimah itu pun akhirnya selamat sampai di rumahnya. Keesokan paginya, dia dikejutkan dengan berita di koran bahwa seorang wanita telah diperkosa oleh pria tak dikenal di dekat gang yang dilewatinya kemarin hanya 10 menit setelah dia menyeberang gang.
Wanita Muslimah ini berfirasat bahwa pelaku pemerkosa itu adalah pria kulit putih yang dilihatnya kemarin. Karena rasa penasaran dan tanggung jawab, dia langsung pergi ke kantor polisi untuk melihat pelakunya. Wanita muslimah ini dapat mengidentifikasi tersangka melalui kamera. Setelah penyelidikan, polisi menemukan bukti bahwa pria itu adalah pemerkosa yang dicari.
Namun, wanita muslimah ini menaruh rasa heran mengapa pria itu tidak menjadikan dirinya sebagai korban saat melewati lorong, padahal saat itu dia sendirian. Pria tersebut justru memperkosa wanita yang lewat setelahnya. Muslimah ini sangat ingin tahu alasannya. Dia pun meminta izin polisi untuk berbicara dengan pelaku sebelum hukuman dijatuhkan (sebelum pria itu dibawa ke tempat lain).
Muslimah itu bertanya kepada pelaku pemerkosa: "Why don't you do anything to me on that night even though you know that I'm alone? (Mengapa kamu tidak melakukan apa pun padaku pada malam itu padahal kamu tahu bahwa aku sendirian?"
Pemerkosa itu menjawab: "No, you are not alone. That night I saw two young man walking with you. One on your right side and the other one was by your left side. If you were alone of course you will be my victim (Tidak, kamu tidak sendirian. Malam itu saya melihat dua sosok laki-laki berjalan denganmu. Satu di sisi kananmu dan satu lagi di sisi kirimu. Jika kamu sendirian tentu kamu akan menjadi korbanku."
Lihat Juga :