3 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Saudi Masih dalam Pencarian

Minggu, 09 Juli 2023 - 19:26 WIB
Kabid Linjam Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi 1444 H/2023 M Harun Al-Rasyid mengatakan, pihaknya masih mencari tiga jemaah haji tersebut. Foto/Ilustrasi/Sucipto/SINDOnews
JAKARTA - Tiga jemaah haji Indonesia dilaporkan hilang di Arab Saudi. Kabid Linjam Perlindungan Jemaah (Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Harun Al-Rasyid mengatakan, pihaknya masih mencari tiga jemaah haji tersebut.

Diketahui tiga jemaah itu bernama Niron Sunar Suna asal kelompok terbang (kloter) Surabaya (SUB) 65, Idun Rohim Zen bin Rohim asal kloter Palembang (PLM) 20, dan Suhardi Ardi asal kloter Kertajati (KJT)10.

"Sampai saat ini masih dalam proses pencarian dan saat ini saya masih di lapangan," kata Harun saat dikonfirmasi MNC Portal, Minggu (9/7/2023).



Awal mulanya ada sebanyak 10 jemaah haji Indonesia yang dilaporkan hilang. Lalu tujuh jemaah telah berhasil ditemukan dan tiga jemaah lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian.

"Mohon doa agar ketiga jemaah haji kita bisa segera ditemukan," ujarnya.

Harun menyampaikan tiga jemaah itu dinyatakan hilang saat mengikuti puncak haji 1444H/2023M baik di Arafah maupun Mina. Bahkan pihaknya telah menyisir beberapa lokasi terakhir, namun hasilnya nihil.

"Sebelumnya kita sudah datang, sisir lagi ke Arafah karena lokasi terakhir di sana. Juga kita sudah sisir lagi wilayah Mina hanya saja memang belum ditemukan," katanya.

Sambil mencari, pihaknya juga akan melaporkan hal tersebut kepada Kepolisian setempat di Arab Saudi. Namun jika belum ditemukan hingga penyelenggaraan haji selesai, maka akan dilanjutkan oleh KJRI Jeddah.

"Surat sedang disiapkan untuk dibuat laporannya ke kepolisian di Arab Saudi. Nanti tim dari Konjen RI di Jeddah yang akan melanjutkan pencarian," tuturnya.
(maf)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila Berbuka Puasa, beliau mengucapkan:  DZAHABAZH ZHAMAA'U WABTALLATIL 'URUUQU WA TSABATIL AJRU IN SYAA-ALLAAH (Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah).

(HR. Sunan Abu Dawud No. 2010)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More