Surat Nabi Sulaiman Ketika Menundukkan Ratu Balqis, Simak Kisahnya
Kamis, 14 September 2023 - 21:16 WIB
Surat Nabi Sulaiman ketika menundukkan Ratu Balqis ternyata berisi kalimat Basmalah. Foto ilustrasi/ist
Surat Nabi Sulaiman 'alaihissalam ketika menundukkan Ratu Balqis termasuk kisah para Nabi yang diabadikan Allah dalam Al-Qur'an. Isi surat ini juga dipercaya dapat meluluhkan hati seseorang, menjinakkan hewan dan menundukkan bangsa Jin. Wallahu A'lam.
Ratu Balqis adalah seorang pemimpin negeri Saba' (tidak jauh dari Kota Sana'a, Ibukota Yaman). Balqis adalah putri Raja Syarahil, pemimpin Negeri Yaman, keturunan Ya'rib bin Qahthan, nenek moyang penduduk Arabia.
Disebutkan dalam riwayat bahwa Nabi Sulaiman menulis surat yang ditujukan kepada Ratu Balqis dan kaumnya. Sulaiman menugaskan burung Hud-hud untuk membawanya. Menurut suatu pendapat, surat itu dibawa Hud-hud di dalam sayapnya sebagaimana biasanya burung pengantar surat. Pendapat lain mengatakan dengan paruhnya.
Sebagaimana diketahui, Nabi Sulaiman adalah Rasul yang diberi banyak nikmat dan mukjizat berupa kerajaan, kekayaan. Selain itu dapat memahami ucapan binatang, mempunyai tentara dari bangsa Jin, manusia, burung dan sebagainya.
Burung Hud-hud pun terbang menuju negeri Saba dan ia hinggap di istana Ratu Balqis yang kala sedang menyendiri. Lalu Hud-hud melemparkan surat itu melalui celah yang ada di istananya, tepat berada di hadapan Ratu Balqis. Setelah itu Hud-hud menjauh sebagai sikap etika dan sekaligus berjaga-jaga.
Ratu Balqis kebingungan menyaksikan pemandangan menakjubkan itu sehingga membuatnya terpana sejenak. Kemudian ia menuju ke tempat surat itu dijatuhkan, lalu mengambilnya dan membukanya serta membacanya. Ternyata yang tertulis di dalamnya adalah seperti berikut:
إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ أَلا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ
Artinya: "Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya, "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri." (QS An-Naml Ayat 30-31)
Maka Ratu Balqis mengumpulkan semua menteri dan pembesar kerajaannya, lalu berkata kepada mereka:
يَا أَيُّهَا الْمَلأ إِنِّي أُلْقِيَ إِلَيَّ كِتَابٌ كَرِيمٌ
Ratu Balqis adalah seorang pemimpin negeri Saba' (tidak jauh dari Kota Sana'a, Ibukota Yaman). Balqis adalah putri Raja Syarahil, pemimpin Negeri Yaman, keturunan Ya'rib bin Qahthan, nenek moyang penduduk Arabia.
Disebutkan dalam riwayat bahwa Nabi Sulaiman menulis surat yang ditujukan kepada Ratu Balqis dan kaumnya. Sulaiman menugaskan burung Hud-hud untuk membawanya. Menurut suatu pendapat, surat itu dibawa Hud-hud di dalam sayapnya sebagaimana biasanya burung pengantar surat. Pendapat lain mengatakan dengan paruhnya.
Sebagaimana diketahui, Nabi Sulaiman adalah Rasul yang diberi banyak nikmat dan mukjizat berupa kerajaan, kekayaan. Selain itu dapat memahami ucapan binatang, mempunyai tentara dari bangsa Jin, manusia, burung dan sebagainya.
Burung Hud-hud pun terbang menuju negeri Saba dan ia hinggap di istana Ratu Balqis yang kala sedang menyendiri. Lalu Hud-hud melemparkan surat itu melalui celah yang ada di istananya, tepat berada di hadapan Ratu Balqis. Setelah itu Hud-hud menjauh sebagai sikap etika dan sekaligus berjaga-jaga.
Ratu Balqis kebingungan menyaksikan pemandangan menakjubkan itu sehingga membuatnya terpana sejenak. Kemudian ia menuju ke tempat surat itu dijatuhkan, lalu mengambilnya dan membukanya serta membacanya. Ternyata yang tertulis di dalamnya adalah seperti berikut:
إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ أَلا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ
Artinya: "Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya, "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri." (QS An-Naml Ayat 30-31)
Maka Ratu Balqis mengumpulkan semua menteri dan pembesar kerajaannya, lalu berkata kepada mereka:
يَا أَيُّهَا الْمَلأ إِنِّي أُلْقِيَ إِلَيَّ كِتَابٌ كَرِيمٌ
Lihat Juga :