Hamas Telah Meluluskan Puluhan Ribu Anak Palestina Hafal Al-Qur'an

Jum'at, 24 November 2023 - 05:10 WIB
Camp-camp Al-Quran yang dibuat pejuang Hamas telah meluluskan puluhan ribu anak Palestina hafal Quran dan belajar ilmu syari selama liburan musim panas. Foto/ist
Hamas yang merupakan gerakan Islam berakidah Ahlus Sunnah wal Jamaah telah meluluskan puluhan ribu anak Palestina sebagai penghafal Al-Qur'an. Anak-anak Palestina itu dibimbing dan dididik dalam halaqah-halaqah yang digelar pejuang Hamas.

Kota Gaza Palestina memang sering dijuluki sebagai kota penghafal Al-Qur'an. Gaza memiliki prinsip "1 keluarga, 1 penghafal Al-Qur'an". Inilah yang menjadi motivasi bagi warganya dan bersemangat menghafal Al-Qur'an. Pada 2019, lebih dari 700 orang diwisuda karena berhasil menyelesaikan hafalan 30 Juz.

Informasi dari Izzatur Rifdah Ismail, Anggota Departemen Penelitian dan Pengembangan Adara Relief International yang mengkaji tentang realita anak dan perempuan Palestina mengatakan, jumlah penduduk Gaza yang sudah hafal Al-Qur'an pada 2021 sekitar 50.000 orang. Sementara, 300.000 penduduknya sedang menghafalnya. Angka ini menunjukkan tingginya perhatian warga Gaza dalam menghafal Kitabullah.

Pendudukan Israel terhadap Palestina tidak menjadi halangan bagi warga dan anak-anak Palestina untuk menghafal Al-Qur'an. Anak-anak di Gaza terus berlomba-lomba menjadi hafiz. Pada 2008, pejuang Hamas Palestina sudah mewisudakan sekitar 3.500 orang Hafidz Qur'an dari kalangan anak-anak.

Jika ditotal, para pejuang Hamas sudah meluluskan puluhan ribu penghafal Al-Qur'an dari kalangan anak-anak. Selain berjihad membebaskan Palestina dari penjajahan Israel, Hamas punya misi sosial dan pendidikan agama. Mereka telah lama mencetak ulama, imam masjid dan penghafal Al-Qur'an.

Sekadar informasi, syarat menjadi pejuang Hamas yaitu harus hafal Al-Qur'an minimal 15 juz dan 40 Hadits Arbain. Selain itu, wajib membaca Al-Qur'an satu juz setiap harinya.

Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia, Ustaz Farid Nu'man Hasan mengatakan, jika ada oknum mengatakan bahwa Hamas adalah gerakan Syiah, maka itu adalah fitnah untuk melemahkan perjuangan Hamas melawan penjajahan Zionis Israel. Hamas yang didirikan oleh ulama kharismatik Syaikh Ahmad Yasin rahimahullah pada 1987 telah lama mempelajari kitab-kitab aqidah Salafiyah, yang digunakan Ahlu Sunnah wal Jamaah. Bahkan pejuang Hamas aktif menimba ilmu syar'i dan Tahfizhul Qur'an di halaqah-halaqah.

Puluhan Ribu Anak Palestina Hafal Al-Qur'an



Syaikh Dr Shalih Husain Al-Raqab dalam satu artikelnya menceritakan tentang perjuangan Hamas mendidik anak-anak Palestina untuk menghafal Al-Qur'an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!