Petugas Daker Bandara Jadi Satgas Muzdalifah saat Puncak Haji 2024, Ini Tugasnya

Kamis, 06 Juni 2024 - 18:12 WIB
Kasatop Armuzna Harun Arrasyid memaparkan petugas Daker Bandara akan bertugas sebagai Satgas Muzdalifah saat puncak haji. Foto/SINDOnews/andryanto wisnuwidodo
JAKARTA - Kepala Satuan Tugas Operasional (Kasatop) Armuzna Harun Arrasyid memaparkan tugas yang harus dijalankan oleh petugas Daker Bandara sebagai Satgas Muzdalifah dalam Operasional Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna). Kasatop menjelaskan tugas dan fungsi Petugas Daker Bandara dalam melayani jemaah saat puncak haji.

"Hari ini kita sosialisasi skema atau skenario Armuzna yang tadi kami paparkan di depan para petugas Daker Bandara. Para petugas Daker bertugas menjadi Satgas Muzdalifah,"kata Harun Arrasyid usai rapat di Daker Bandara, Kamis (6/6/2024).

Harun menjelaskan, paparan ini diberikan agar bisa menjadi bekal petugas Daker Bandara mengetahui tentang tugas dan fungsinya nanti di Muzdalifah seperti apa. "Tadi kami jelaskan skemanya bagaimana, jemaah haji bergerak dari Makkah menuju Arafah kemudian dari Arafah setelah melaksanakan wukuf lalu melaksanakan pergerakan menuju Muzdalifah," jelasnya.

Baca juga: Layani Jemaah Haji Indonesia di Armuzna, Lebih dari 1.000 Petugas Disiagakan

Sebagai Satgas Muzdalifah, kata Harun, petugas Daker Bandara akan menyambut jemaah sekaligus memantau aktivitas jemaah haji Indonesia ketika mabit.

"Di Muzdalifah inilah rekan-rekan petugas memberikan sambutan terhadap jemaah kemudian juga memantau jemaah yang ketika itu mabit di Muzdalifah kemudian juga mengecek kondisi kesehatannya, membantu apabila ada jemaah- jemaah kita yang membutuhkan bantuan pertolongan terlebih ada jemaah yang kelelahan dan sakit,"paparnya.

Baca juga: Kesehatan Jemaah Risti Diperiksa Ulang untuk Pertahankan Istitha'ah Jelang Puncak Haji

Harun berharap, petugas Daker Bandara benar-benar mampu menjalankan tugas dengan baik sebagai Satgas Muzdalifah. "Kita berikan penekanan sekaligus juga bekal pedoman bertugas di Muzdalifah sehingga nanti tidak ada lagi kebuntuan dalam pelayanan terhadap jemaah. Karena kita harapkan semua petugas disiplin juga memberikan perhatian penuh terhadap jemaah yang melakukan kegiatan nanti. Ketika di Arafah, Muzdalifah kemudian terlebih lagi nanti di Mina,"kata Harun.

Harun berpesan kepada jemaah dan petugas bisa menjaga kondisi selama Armuzna.

“Kita di Mina kurang lebih melaksanakan kegiatan 3 malam 4 hari sampai ada Nafar Awal dan Nafar Tsani. Karena itu saya berharap semua jemaah dalam keadaan sehat walafiat baik dan juga petugas yang semuanya memiliki integritas dalam pelayanan yang baik. Sehingga unsur-unsur dari sasaran satuan operasional Armuzna terlayaninya wukuf di Arafah, terlayaninya mabit di Muzdalifah dan juga terlayaninya mabit di mina mudah-mudahan dapat terwujud dengan baik,"jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!