Mengolok-olok dan Merendahkan Orang Lain Perbuatan Tercela yang Sangat Dibenci Allah SWT

Kamis, 05 Desember 2024 - 05:15 WIB
Al-Quran menggolongkan perbuatan mengejek orang lain atau mengolok-olok kekurangan mereka, sama dengan perbuatan fasik. Foto ilustrasi/ist
Mengolok-olok dan merendahkan orang lain sangat dilarang dalam Islam, karena termasuk perbuatan tercela yang dibenci Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Karena pada hakikat mengolok-olok apalagi dengan sesama muslim seperti menghina diri sendiri.

Al-Qur'an menggolongkan perbuatan mengejek orang lain atau mengolok-olok kekurangan mereka, sama dengan perbuatan fasik.

Allah SWT berfirman :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ ١١


Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim. (QS Al hujurat : 49)

Tafsir Al-Qur'an Kemenag mengatakan bahwa ayat ini ditujukan untuk mengingatkan muslimin agar tidak mengejek atau mengolok-olok orang atau kaum lain karena bisa saja mereka yang dihina itu lebih baik daripada yang menghina.

Ayat ini juga berisi larangan untuk memanggil orang lain, terutama mukmin lain, dengan panggilan yang buruk atau ejekan.

Sumber sebelumnya mengatakan bahwa orang yang gemar mengejek dan mengolok-olok orang lain, bahkan terhadap muslim yang lain, dalam pandangan Islam sama saja seperti ia menghina diri sendiri. Sebab, muslim satu dengan yang lain adalah seperti satu tubuh. Jika dalam satu kesatuan tersebut saling mengejek, maka mereka sudah mengejek diri sendiri dan tidak ada yang patut dibanggakan dari mereka.

Dikutip dari 'Buku Induk Doa dan Zikir' karya Kasimun, Rasulullah SAW melarang perbuatan saling mengejek dan menebar permusuhan karena haram bagi sesama muslimin untuk menumpahkan darah, harta, dan kehormatannya.

Rasulullah SAW bersabda,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!