2 Bulan Menuju Ramadan, Begini Cara Menyambut dan Mengisi Bulan Suci Sesuai Tuntunan Rasulullah

Senin, 06 Januari 2025 - 05:15 WIB
Meski masih 2 bulan lagi, namun umat Islam perlu menyiapkan bekal dalam mengisi bulan suci Ramadan nanti sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Foto ilustrasi/ist
Bulan Rajab merupakan bulan persiapan menjelang bulan suci Ramadan . Meski masih sekitar 2 bulan lagi, namun perlu cara menyambut dan mengisi bulan suci tersebut sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu alaihi wasaalam.

Abu Bakar Al-Warroq Al-Balkhi rahimahullah berkata: "Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam. Sya'ban adalah bulan menyirami tanaman, dan Ramadan adalah bulan panen tanaman tersebut".

Beliau juga mengatakan: "Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, perumpamaan bulan Sya'ban seperti awan. Sedangkan perumpamaan bulan Ramadan adalah seperti hujan". (Lathaiful Ma'arif Hal 121)

Seperti diketahui, Rajab merupakan bulan yang diagungkan Allah bersama tiga bulan lainnya Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram. Para ulama menyifati Rajab sebagai bulan bertobat dan memperbanyak istighfar.

Dalam satu Hadis Nabi Shallallahu alaihi wassalam bersabda: "Sesungguhnya Rajab adalah Bulannya Allah, Sya'ban adalah bulanku dan Ramadan adalah bulan umatku."

Jika dianalogikan, Rajab bulan Istighfar; Sya'ban bulan memperbanyak berselawat; Ramadan menghidupkan Al-Qur'an.

Persiapan Mengisi Ramadan

Rajab merupakan pintu gerbang menuju bulan suci Ramadan . Para salafussaleh terdahulu, setiap menjelang Ramadan mereka melakukan persiapan yang luar biasa. Syekh Al-Fauzan pernah ditanya: "Bagaimana keadaan salafussaleh menyambut bulan yang agung ini?

Beliau berkata: "Keadaan salaf di bulan Ramadan, sebagaimana hal itu telah tercatat dalam kitab-kitab yang diriwayatkan dengan sanad yang terpercaya. Para salaf senantiasa memohon kepada Allah agar menyampaikan/mengantarkan mereka sehingga bisa menjumpai Ramadan, yaitu sebelum masuknya bulan itu."

Mereka meminta kepada Allah agar dipertemukan dengan bulan Ramadan. Hal ini mengingat besarnya keutamaan dan kebaikan yang terdapat dalam bulan sabar tersebut. Sebagian ulama salaf mengatakan:

كَانُوا يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يُبَلِّغَهُمْ شَهْرَ رَمَضَانَ ثُمَّ يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَتَقَبَّلَهُ مِنْهُمْ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!