Niat Puasa Dzulhijjah, Lengkap dengan Info Jenis dan Jadwal Puasanya
Rabu, 28 Mei 2025 - 15:18 WIB
Puasa Dzulhijjah merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah yang termasuk asyhurul hurum (bulan-bulan mulia), puasa ini menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Foto ilustrasi/ist
Niat puasa Dzulhijjah ini perlu diketahui oleh setiap muslim jika hendak menunaikan ibadah sunnah di bulan Haji. Meski pada dasarnya, jika sesuai ketentuan Nabi Muhammad SAW niat ini tidak wajib untuk dilafadzkan asalkan sudah niat dalam hati.
Puasa Dzulhijjah merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keistimewaan besar dalam Islam. Dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah yang termasuk asyhurul hurum (bulan-bulan mulia), puasa ini menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak amal shaleh, termasuk berpuasa, terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Khusus tanggal 9 Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan Puasa Arafah yang memiliki keutamaan menghapus dosa dua tahun. Selain itu, ada juga Puasa Ayyamul Bidh yang jatuh pada tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah. Perlu diperhatikan bahwa puasa diharamkan pada tanggal 13 Dzulhijjah karena masih termasuk hari Tasyrik.
Untuk tahun 2025, puasa Dzulhijjah dapat dimulai sejak Rabu, 28 Mei hingga Selasa, 3 Juni 2025. Sementara itu, Puasa Tarwiyah akan jatuh pada Rabu, 4 Juni dan Puasa Arafah pada Kamis, 5 Juni 2025.
Adapun Hari Raya Idul Adha 1446 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, di mana umat Islam dilarang berpuasa pada hari tersebut.
Baca juga: Mengenal 3 Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah, Apa Saja?
Nawaitu shauma hâdzal yaumi an adai syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta ala.”
Nawaitu shauma hâdzal yaumi an ada i tarwiyata sunnatan lillahi ta ala.
Puasa Dzulhijjah merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keistimewaan besar dalam Islam. Dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah yang termasuk asyhurul hurum (bulan-bulan mulia), puasa ini menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak amal shaleh, termasuk berpuasa, terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Jenis-Jenis Puasa di Bulan Dzulhijjah
Terdapat beberapa waktu utama untuk melaksanakan puasa sunnah di bulan ini. Puasa dapat dilakukan mulai tanggal 1-7 Dzulhijjah, dilanjutkan dengan Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah.Khusus tanggal 9 Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan Puasa Arafah yang memiliki keutamaan menghapus dosa dua tahun. Selain itu, ada juga Puasa Ayyamul Bidh yang jatuh pada tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah. Perlu diperhatikan bahwa puasa diharamkan pada tanggal 13 Dzulhijjah karena masih termasuk hari Tasyrik.
Untuk tahun 2025, puasa Dzulhijjah dapat dimulai sejak Rabu, 28 Mei hingga Selasa, 3 Juni 2025. Sementara itu, Puasa Tarwiyah akan jatuh pada Rabu, 4 Juni dan Puasa Arafah pada Kamis, 5 Juni 2025.
Adapun Hari Raya Idul Adha 1446 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, di mana umat Islam dilarang berpuasa pada hari tersebut.
Baca juga: Mengenal 3 Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah, Apa Saja?
Niat Puasa Dzulhijjah
1. Niat Puasa Tanggal 1 - 7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi an adai syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta ala.”
2. Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi an ada i tarwiyata sunnatan lillahi ta ala.
Lihat Juga :