Hati-hati, 7 Hal Ini Bisa Memicu Kesombongan!

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:09 WIB
Salah satu hal yang bisa menjadi penyebab munculnya sifat sombong adalah ilmu pengetahuan yang dimiliki, merasa lebih tahu dan pintar maka bisa menjadi sombong. Foto ilustrasi/ist
Ada beberapa hal yang bisa memiicu munculnya sifat sombong atau kesombongan . Hal-hal apa saja dan bagaimana penjelasannya?

Dalam Islam, salah satu penyakit hati adalah sombong. Sikap sombong mudah muncul dalam diri manusia. Yang menjadikan seseorang menderita penyakit hati ini, bisa oleh berbagai macam kenikmatan . Seperti misalnya harta, fisik, ilmu pengetahuan, keturunan, bahkan ibadah.

Kenikmatan-kenikmatan yang menyebabkan seseorang memiliki sifat sombong ini, menurut Iman Al-Ghazali antara lain, yakni:

1. Ilmu pengetahuan

Biasanya orang yang berilmu tinggi atau berpendidikan tinggi merasa dirinya orang yang paling pandai bila dibandingkan dengan orang yang tidak berilmu atau berpendidikan

2. Amal ibadah

Hal tentang amal ibadah juga dapat menyebabkan sifat takabbur apalagi bila mendapat perhatian dari orang lain karena ibadah yang dilakukannya, selain menjadi sombong namun juga mampu mengurangi keikhlasannya dalam mejalankan amal ibadahnya.

3. Kebangsawanan

Kebangsawanan dapat menyebabkan takabbur karena menganggap dirinya lebih tinggi derajadnya daripada kelompok atau kasta lain. dan memandang rendah oleh orang yang dianggapnya hanyalah rakyat biasa.

4. Kecantikan dan ketampanan

Hal ini sering kali menjadikan orang merendahkan orang lain yang tidak lebih cantik dan tampan dari dirinya. Bukan malah mensyukuri namun malah menjadi tinggi hati dan sombong karena mampu menjadi pusat perhatian

Baca juga: Ucapan Ini Paling Dibenci Allah SWT, Apa Itu?

5. Harta dan kekayaan

Memiliki harta berlebih, tidak menjadikan semua orang untuk mau bersedekah melalui jalan-Nya. Dengan kekayaan dan hartanya, justu malah mampu menjadikan seseorang untuk meremehkan orang miskin.

6. Kekuatan dan kekuasaan

Berkah kekuasaan yang dimikinya, bukan dipakai untuk membantu orang yang benar dan membutuhkannya, namun dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya ia malah berbuat sewenang-wenang terhadap orang lain tanpa melihat statusnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!