Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Kamis, 06 November 2025 - 13:15 WIB
Dikenal sebagai ulama yang dermawan dan ditakuti di medan perang, justru karena kerendah-hatiannya atau sikap tawadhunya. Ia adalah Imam Abdullah bin Mubarak (118-181 H). Foto ilustrasi/ist
Kisah sosok ulama tabiin ini sangat menginspirasi. Dikenal sebagai ulama yang dermawan dan ditakuti di medan perang, justru karena kerendah-hatiannya atau sikap tawadhu nya. Ia adalah Imam Abdullah bin Mubarak (118-181 H).
Berikut teladan ketawadhuan Ibnul Mubarak diceritakan oleh Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, Dai yang juga Pimpinan Ma'had Subulana Bontang Kalimantan Timur.
Artinya: "Sungguh kami ini dilarang dari berbicara di sisi pembesar-pembesar kami."
Hammad berkata kepadanya: "Wahai Abu Abdurrahman, sampaikanlah ilmu kepada mereka." Abdullah bin Mubarak menjawab: "Subhanallah. Wahai Abu Ismail (Hammad), bagaimana aku akan menyampaikan ilmu sedangkan di sini ada dirimu?"
Hammad menjawab: "Aku bersumpah, engkau harus mau melakukannya." Abdullah bin Mubarak pun menjawab: "Baiklah kalau memang harus demikian..."
Lalu beliau pun memulai menyampaikan ilmu dengan membaca Hadis demi Hadis kepada jamaah. Namun uniknya dengan pembuka yang semuanya sama: "Telah menceritakan kepada kami, Abu Ismail Hammad bin Zaid dari..."
Baca juga: 8 Keutamaan Sikap Rendah Hati, Simak di Sini Saja!
Berikut teladan ketawadhuan Ibnul Mubarak diceritakan oleh Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, Dai yang juga Pimpinan Ma'had Subulana Bontang Kalimantan Timur.
1. Menghormati Pembesar
Imam Abdullah bin Mubarak pernah ditanya oleh seseorang sebuah masalah dalam agama, sedangkan di sampingnya ada Imam Sufyan bin Uyainah. Maka beliau menjawab:إنا نُهينا أن نتكلم عند أكابرنا
Artinya: "Sungguh kami ini dilarang dari berbicara di sisi pembesar-pembesar kami."
2. Memuliakan Pemilik Majelis Ilmu
Imam Abdullah bin Mubarak pernah hadir di majelis ilmunya Imam Hammad bin Zaid. Maka karena kedatangan ulama besar ini, orang-orang meminta kepada Hammad agar mempersilakan Ibnu Mubarak menyampaikan ilmu pada kesempatan tersebut.Hammad berkata kepadanya: "Wahai Abu Abdurrahman, sampaikanlah ilmu kepada mereka." Abdullah bin Mubarak menjawab: "Subhanallah. Wahai Abu Ismail (Hammad), bagaimana aku akan menyampaikan ilmu sedangkan di sini ada dirimu?"
Hammad menjawab: "Aku bersumpah, engkau harus mau melakukannya." Abdullah bin Mubarak pun menjawab: "Baiklah kalau memang harus demikian..."
Lalu beliau pun memulai menyampaikan ilmu dengan membaca Hadis demi Hadis kepada jamaah. Namun uniknya dengan pembuka yang semuanya sama: "Telah menceritakan kepada kami, Abu Ismail Hammad bin Zaid dari..."
Baca juga: 8 Keutamaan Sikap Rendah Hati, Simak di Sini Saja!
Lihat Juga :