Keutamaan Malam 27 Rajab, Kaum Muslim Wajib Tahu!

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:15 WIB
Ada keutamaan luar biasa di malam 27 Rajab yang penting diketahui umat Islam. Karena pada malam tersebut, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melewati malam dengan pengalaman spiritual yang luar biasa, yakni Isra Mikraj. Foto ilustrasi/ist
Ada keutamaan luar biasa di malam 27 Rajab yang penting diketahui umat Islam. Karena pada malam tersebut, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melewati malam dengan pengalaman spiritual yang luar biasa. Menjalani peristiwa yang di luar batas nalar akal. Bertemu langsung dengan Allah untuk mendapatkan perintah salat, dalam perjalanannya yang dikenal dengan nama Isra Mikraj .

Malam 27 Rajab bertepatan dengan Hari Kamis (15 Januari 2026), sedangkan tanggal 27 Rajab 1447 Hijriah bersamaan dengan hari Jumat, 26 Januari 2026 besok.

Tentu sebagai muslim kita jangan melewatkan malam istimewa tersebut begitu saja. Perbanyak berdoa, bermunajat dan berzikir pada Allah Ta'ala, karena banyak keutamaan dan amalan yang bisa menambah pahala di hari Isra Mikraj ini.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut amalan-amalan yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala dari amal ibadah di malam 27 Rajab tersebut. Di antaranya:

1. Salat sunah

Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin menulis, "Perlu diketahui,.. sesungguhnya terdapat malam-malam khusus yang memiliki keutamaan lebih dibandingkan malam yang lain yang dianjurkan untuk menghidupkanya. Dalam satu tahun ada 15 malam. Salah satunya adalah malam 27 Rajab, yakni malam di mana Nabi melakukan Isra' dan Mikraj.

Baca juga: Hukum Merayakan Isra Mikraj, Kaum Muslim Wajib Tahu!

Siapa yang melakukan salat pada malam tersebut sebanyak 12 rakaat, dan pada setiap rakaatnya membaca surat al-Fatihah dan salah satu surat dari al-Qur'an, bertasyahud dalam dua rakaat dan salam. Kemudian bisa dilanjutkan dengan membaca: Tasbih, Tahmid dan Tahlil, sebanyak 100 kali.

2. Perbanyak Istighfar

Dari kitab Risalah ‘Amaliyah disebutkan, “Barangsiapa membaca (istigfar) pada bulan Rajab, bulan Sya’ban dan bulan Ramadan dibaca pada tiap – tiap hari antara shalat Ashar dan Maghrib, maka Allah SWT mewahyukan kepada dua malaikat agar merobek buku catatan dosa dan kesalahannya semasa hidupnya.

3. Membaca doa

Setelah itu, lanjut Imam Ghazali, berdoa sesuai hajat masing-masing.

ويدعو لنفسه بما شاء من امر دنياه واخرته ويصبح صائما فإن الله يستجيب دعائه كله الا أن يدعو في معصية
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!