Kumpulan Hadis Tentang Keutamaan Puasa Ramadan

Senin, 09 Februari 2026 - 12:20 WIB
Dengan mempelajari hadis serta ilmu fiqih tentang puasa ini, maka puasa Ramadan yang dijalankan lebih bermakna serta tidak hanya menahan lapar dan dahaga semata. Foto ilustrasi/ist
Kumpulan hadis tentang keutamaan puasa Ramadan ini penting diketahui dan menarik untuk disimak. Dengan mempelajari hadis serta ilmu fiqih tentang puasa ini, maka puasa Ramadan yang dijalankan lebih bermakna serta tidak hanya menahan lapar dan dahaga semata.

Dalam Islam, puasa Ramadan bukan hanya waktunya saja mulia, tetapi juga amalannya sangat mulia. Dai lulusan Al-Azhar Mesir Al-Habib Geys Assegaf menjelaskan tentang keutamaan puasa Ramadan menurut pandangan syari'at.

Ada 5 hadis sahih yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim terkait keutamaan puasa Ramadan ini.

1. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Untuk orang yang berpuasa ada dua kegembiraan: kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb-nya." (HR Muslim No. 1151)

"Supaya bahagia saat berbuka puasa, maka ada beberapa hal yang harus dipastikan, lakukan serius saat berbuka puasa. Beda dengan orang yang menghabiskan waktunya untuk main playstation, scrolling instagram, dan semacamnya ketika dia buka puasa hanya mendapat kenyang saja," kata Habib Geys.

Rasulullah juga bersabda: "Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga." (HR. At-Thabrani)

Baca juga: Pahala Puasa Ramadan Hari ke-1 Sampai Hari ke-30, Kaum Muslim Wajib Tahu!

2. Dari Abu Sa'id radhiyallaahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa melakukan puasa satu hari di jalan Allah (dalam melakukan ketaatan pada Allah), maka Allah akan menjauhkannya dari neraka sejauh perjalanan 70 tahun." (HR Al-Bukhari No 2840)

"Itu baru 1 hari, bagaimana kalau 30 hari? Berarti 2.100 tahun. Bagi orang yang berpuasa ini menjadi tiketnya memasuki surga," kata Habib Geys.

3. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama ar-Rayyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorangpun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka, ’di mana orang-orang yang berpuasa?’ maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorangpun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorangpun yang masuk melalui pintu tersebut." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!