9 Julukan untuk Ramadan, Bulan Mulia yang Istimewa

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:28 WIB
Tahukah Anda bahwa bulan Ramadan ternyata memiliki beragam julukan? Ini menandakan bulan Ramadan memiliki sesuatu itu mulia dan agung. Foto ilustrasi/ist
Tahukah Anda bahwa bulan Ramadan ternyata memiliki beragam julukan? Ini menandakan bulan Ramadan memiliki sesuatu itu mulia dan agung. Julukan apa saja?

Untuk diketahui, Ramadan adalah bulan ke-9 dari 12 bulan dalam kalender Hijriyah . Ramadan 2026 merupakan Ramadan 1447 Hijriyah. Rasulullah shallallahi 'alaihi wassallam (SAW) ketika menjelang bulan Suci Ramadan , Beliau memberi sambutan yang agung:

"Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung penuh berkah bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa di siang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunnah. Barangsiapa menunaikan ibadah yang difardukan, maka pekerjaan itu setara dengan orang mengerjakan 70 kewajiban."

" Ramadan merupakan bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga. Ramadan merupakan bulan santunan, bulan yang dimana Allah melapangkan rezeki setiap hamba-Nya. Barangsiapa yang memberikan hidangan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa, maka akan diampuni dosanya, dan dibebaskan dari belenggu neraka, serta mendapatkan pahala setimpal dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang berpuasa tersebut." (HR Khuzaimah)

9 Julukan untuk Bulan Ramadan:

1. Sayyidusy-Syuhur (Penghulu Semua bulan)

Ramadan dijuluki sebagai rajanya semua bulan. Dalam satu Hadis diterangkan: "Telah datang kepadamu bulan Ramadan, penghulu segala bulan. Maka selamat datanglah kepadanya. Telah datang bulan shaum membawa segala rupa keberkahan. Maka alangkah mulianya tamu yang datang itu." (HR Ath-Thabrani)

Baca juga: 10 Hari Kedua Ramadan : Fase Ampunan dan Amalan Terbaiknya

2. Syahrun Azhim (Bulan yang Agung)

'Azhim adalah nama dan sifat Allah Ta’ala. Namun juga digunakan untuk menunjukkan kekaguman terhadap kebesaran dan kemuliaan sesuatu. Sesuatu yang diagungkan Nabi tentulah memiliki nilai yang jauh lebih besar dan sangat mulia dengan sesuatu yang diagungkan oleh manusia biasa.

Alasan mengagungkan bulan Ramadan karena Allah juga mengagungkan bulan ini. Pada bulan inilah Allah mewajibkan puasa sebagai salah satu dari lima rukun Islam. Allah mensucikan bulan ini kemudian memberikan segala kemurahan, kasih sayang, dan kemudahan bagi hamba-hamba yang ingin mendekatkan diri kepada-Nya.

3. Syahrul Mubarak (Bulan Penuh Berkah)

Bulan ini penuh berkah, penuh faedah untuk manusia. Semua waktu di bulan suci ini bagaikan rangkaian berlian yang sangat berharga bagi orang beriman.

Keberkahan Ramadan oleh Nabi membagi 3 periode, yaitu 10 malam periode pertama penuh rahmat Allah, 10 berikutnya diisi dengan ampunan (maghfirah), sedangkan di 10 malam terakhir merupakan pembebas manusia dari api neraka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!