Cara Ustaz Asroi Menghidupkan Iman dan Imun di Tengah Pandemi
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:03 WIB
Ustaz Muhammad Asroi mengajak jamaah Masjid Al-Hidayah Losungbatu Padangsidimpuan menghidupkan puasa sunnah dan menerapkan prokes 5M. Foto/Ist
Hampir setahun masa pandemi telah memunculkan peradaban baru dan mengubah pola hidup masyarakat. Masyarakat termasuk umat muslim sudah tak asing lagi dengan protokol kesehatan, pakai masker atau menjaga jarak ketika sholat di masjid.
Baru-baru ini Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Instruksi Nomor 01 Tahun 2021 tentang Gerakan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (5M), awal Februari 2021. Secara khusus, Menag meminta jajarannya menjadi teladan dan mengajak ormas/tokoh agama dalam sosialisasi program 5M itu.
Baca Juga: Wamenag Bicara Peradaban dan Kaidah Islam untuk Atasi Pandemi Corona
Salah seorang Dai muda yang juga menjabat Kepala KUA Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Ustaz Muhammad Asroi Hasibuan punya cara sendiri dalam mensosialisasikan Instruksi Menag tersebut. Ustaz Asroi, panggilan akrabnya, menuturkan bahwa di masa pandemi ada dua hal yang menjadi perhatiannya.
Pertama peningkatan iman dan kedua meningkatkan imun. Ustaz Asroi sengaja membuat program menghidupkan puasa sunnah keliling masjid dan sosilasasi Prokes 5M sebagai wujud penerapan Instruksi Menag itu. Ustaz Asroi pun melakukan safari dakwahnya ke masjid-masjid yang ada di Kota Padangsidimpuan.
Menurut Ustaz Asroi, puasa sunnah Senin-Kamis merupakan ibadah mulia yang dapat meningkatkan iman dan imun (daya tahan tubuh). Keutamaan berpuasa tidak diragukan lagi. Selain mendapat pahala dan ganjaran surga, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan.
Dari perspektif medis, puasa dapat mencegah segala macam penyakit. Puasa dapat menurunkan tekanan darah/gula darah, menyehatkan jantung, mengurangi peradangan, meeningkatkan regenerasi sel, memperbaiki fungsi otak, mengatasi stres dan meningkatkan fungsi oragn tubuh lainnya.
Dengan menghidupkan puasa, seseorang akan mempunyai daya tahan tubuh yang kuat dan mampu melawan virus Corona dan virus lainnya. Inilah yang memotivasi Ustaz Asroi mengajak kaum muslimin untuk menghidupkan puasa sunnah.
Selain menghidupkan puasa ke masjid-masjid, Ustaz Asroi yang juga Ketua BKPRMI Padangsidimpuan itu mensosialisasikan Instruksi Menag terkait Prokes 5 M (memakai masker, mencui tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan). Program 5M ini adalah bagian dari ikhtiar mencegah penyebaran wabah Covid-19 di tengah masyarakat.
Baru-baru ini Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Instruksi Nomor 01 Tahun 2021 tentang Gerakan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (5M), awal Februari 2021. Secara khusus, Menag meminta jajarannya menjadi teladan dan mengajak ormas/tokoh agama dalam sosialisasi program 5M itu.
Baca Juga: Wamenag Bicara Peradaban dan Kaidah Islam untuk Atasi Pandemi Corona
Salah seorang Dai muda yang juga menjabat Kepala KUA Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Ustaz Muhammad Asroi Hasibuan punya cara sendiri dalam mensosialisasikan Instruksi Menag tersebut. Ustaz Asroi, panggilan akrabnya, menuturkan bahwa di masa pandemi ada dua hal yang menjadi perhatiannya.
Pertama peningkatan iman dan kedua meningkatkan imun. Ustaz Asroi sengaja membuat program menghidupkan puasa sunnah keliling masjid dan sosilasasi Prokes 5M sebagai wujud penerapan Instruksi Menag itu. Ustaz Asroi pun melakukan safari dakwahnya ke masjid-masjid yang ada di Kota Padangsidimpuan.
Menurut Ustaz Asroi, puasa sunnah Senin-Kamis merupakan ibadah mulia yang dapat meningkatkan iman dan imun (daya tahan tubuh). Keutamaan berpuasa tidak diragukan lagi. Selain mendapat pahala dan ganjaran surga, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan.
Dari perspektif medis, puasa dapat mencegah segala macam penyakit. Puasa dapat menurunkan tekanan darah/gula darah, menyehatkan jantung, mengurangi peradangan, meeningkatkan regenerasi sel, memperbaiki fungsi otak, mengatasi stres dan meningkatkan fungsi oragn tubuh lainnya.
Dengan menghidupkan puasa, seseorang akan mempunyai daya tahan tubuh yang kuat dan mampu melawan virus Corona dan virus lainnya. Inilah yang memotivasi Ustaz Asroi mengajak kaum muslimin untuk menghidupkan puasa sunnah.
Selain menghidupkan puasa ke masjid-masjid, Ustaz Asroi yang juga Ketua BKPRMI Padangsidimpuan itu mensosialisasikan Instruksi Menag terkait Prokes 5 M (memakai masker, mencui tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan). Program 5M ini adalah bagian dari ikhtiar mencegah penyebaran wabah Covid-19 di tengah masyarakat.
Lihat Juga :