7 Kriteria Orang-orang yang Akan Mewarisi Surga Firdaus
Minggu, 06 Juni 2021 - 11:07 WIB
Keindahan Surga tidak dapat dibayangkan oleh mata dan pikiran, tetapi keberadaannya telah dikabarkan oleh Nabi Muhammad 15 abad lalu. Surga dijanjikan kepada orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh. Foto ilustrai/Ist
Surga Firdaus merupakan tingkatan tertinggi dari 8 pintu surga. Orang-orang yang akan mewarisi surga Firdaus adalah mereka yang beriman dan mengerjakan amal saleh ketika di dunia.
Dalam satu riwayat, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan bahwa Surga itu adalah cahaya yang menyala-nyala dan berbau harum. Memiliki istana yang kokoh, sungai yang luas, buah-buahan yang banyak lagi harum, pasangan suami istri yang gagah dan cantik, serta pakaian yang bagus lagi indah. Tempat yang kekal dan indah, di tingkat-tingkat yang tinggi lagi terpuji.
Baca Juga: 8 Nama Surga yang Diabadikan dalam Al-Qur'an
Siapakah orang-orang yang akan memasuki Surga tertinggi ini? Ada tujuh kriteria yang akan mewarisi Firdaus sebagaimana diabadikan Allah dalam Al-Qur'an:
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2) وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (3) وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ (4) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (5) إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (6) فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ (7) وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (8) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (9) أُولَئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ (10) الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (11)
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu dalam sholatnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna. Dan orang-orang yang menunaikan zakat. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memelihara salatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. (Yakni) yang akan mewarisi Surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya." (Qs Al-Mu'minun: Ayat 1-11)
Berikut 7 Kriterianya:
1. Orang-orang yang Beriman
Berbahagialah orang-orang mukmin (orang beriman) karena dijanjikan surga tertinggi oleh Allah. Berbeda dengan orang-orang kafir yang mengingkari Allah dan Rasul-nya, maka azab Allah menunggu mereka. Orang beriman adalah orang yang percaya kepada Allah, membenarkan-Nya lalu mentaati-Nya dengan amal perbuatan. Mereka juga mengharap pertemuan dengan Allah yang Maha Agung.
2. Orang yang Khusyu' dalam Sholatnya.
Salah satu keberuntungan bagi kaum muslimin adalah ketika ia bisa khusu' dalam sholatnya. Ia memusatkan hati untuk Allah, memahami dan memaknai hakikat sholat. Nabi bersabda: "Aku dijadikan senang kepada wewangian, wanita, dan dijadikan kesenangan hatiku bila dalam sholat". (HR Ahmad, An-Nasa'i)
3. Orang-orang yang Menjauhkan Diri dari Hal-hal Tak Berguna.
Rasulullah bersabda, "Di antara tanda kebaikan keIslaman seseorang: jika dia meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya." (HR at-Tirmidzi). Meninggalkan perkara-perkara yang tidak bermanfaat baik perbuatan dan perkataan, merupakan tanda kesempurnaan iman.
Dalam satu riwayat, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan bahwa Surga itu adalah cahaya yang menyala-nyala dan berbau harum. Memiliki istana yang kokoh, sungai yang luas, buah-buahan yang banyak lagi harum, pasangan suami istri yang gagah dan cantik, serta pakaian yang bagus lagi indah. Tempat yang kekal dan indah, di tingkat-tingkat yang tinggi lagi terpuji.
Baca Juga: 8 Nama Surga yang Diabadikan dalam Al-Qur'an
Siapakah orang-orang yang akan memasuki Surga tertinggi ini? Ada tujuh kriteria yang akan mewarisi Firdaus sebagaimana diabadikan Allah dalam Al-Qur'an:
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2) وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (3) وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ (4) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (5) إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (6) فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ (7) وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (8) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (9) أُولَئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ (10) الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (11)
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu dalam sholatnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna. Dan orang-orang yang menunaikan zakat. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memelihara salatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. (Yakni) yang akan mewarisi Surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya." (Qs Al-Mu'minun: Ayat 1-11)
Berikut 7 Kriterianya:
1. Orang-orang yang Beriman
Berbahagialah orang-orang mukmin (orang beriman) karena dijanjikan surga tertinggi oleh Allah. Berbeda dengan orang-orang kafir yang mengingkari Allah dan Rasul-nya, maka azab Allah menunggu mereka. Orang beriman adalah orang yang percaya kepada Allah, membenarkan-Nya lalu mentaati-Nya dengan amal perbuatan. Mereka juga mengharap pertemuan dengan Allah yang Maha Agung.
2. Orang yang Khusyu' dalam Sholatnya.
Salah satu keberuntungan bagi kaum muslimin adalah ketika ia bisa khusu' dalam sholatnya. Ia memusatkan hati untuk Allah, memahami dan memaknai hakikat sholat. Nabi bersabda: "Aku dijadikan senang kepada wewangian, wanita, dan dijadikan kesenangan hatiku bila dalam sholat". (HR Ahmad, An-Nasa'i)
3. Orang-orang yang Menjauhkan Diri dari Hal-hal Tak Berguna.
Rasulullah bersabda, "Di antara tanda kebaikan keIslaman seseorang: jika dia meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya." (HR at-Tirmidzi). Meninggalkan perkara-perkara yang tidak bermanfaat baik perbuatan dan perkataan, merupakan tanda kesempurnaan iman.
Lihat Juga :