Dialah Sepupu Nabi SAW yang Banyak Menguasai Berbagai Ilmu
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:21 WIB
Ilustrasi/Ist
Abdullah bin Abbas atau Ibnu Abbas, putera Abbas bin Abdul Mutthalib bin Hasyim . Sepupu Rasulullah SAW ini berilmu tinggi. Ia kedudukan tinggi di lingkungan tokoh-tokoh sekeliling Rasul.
Ibnu Abbas adalah orang yang menguasai dan mendalami berbagai cabang ilmu. Maka ia pun menjadi tujuan bagi orang-orang pang mencari ilmu, berbondong-bondong orang datang dari berbagai penjuru negeri Islam untuk mengikuti pendidikan dan mendalami ilmu pengetahuan.
Di samping ingatannya yang kuat bahkan luar biasa itu, Ibnu Abbas memiliki pula kecerdasan dan kepintaran yang Istimewa.
Baca juga: Pengaruh Doa Rasulullah SAW Pada Jalan Hidup Ibnu Abbas
Alasan yang dikemukakannya bagaikan cahaya matahari, menembus ke dalam kalbu menghidupkan cahaya iman. Dan dalam percakapan atau berdialog, tidak saja ia membuat lawannya terdiam, mengerti dan menerima alasan yang dikemukakannya, tetapi juga menyebabkannya diam terpesona, karena manisnya susunan kata dan keahliannya berbicara.
Pada suatu hari orang bertanya kepada Ibnu Abbas: "Bagaimana anda mendapatkan ilmu ini... ?"
"Dengan lidah yang gemar bertanya, dan akal yang suka berfikir... !" Begitu jawabnya.
Dengan lidahnya yang selalu bertanya dan pikirannya yang tak jemu-jemunya meneliti, serta dengan kerendahan hati dan pandainya bergaul, jadilah Ibnu Abbas sebagai "kyai umat" pada zamannya.
Sa'ad bin Abi Waqqash melukiskannya dengan kalimat-kalimat seperti ini:
Tak seorang pun yang kutemui lebih cepat mengerti, lebih tajam berpikir dan lebih banyak dapat menyerap ilmu dan lebih luas sifat santunnya dari Ibnu Abbas..!
Ibnu Abbas adalah orang yang menguasai dan mendalami berbagai cabang ilmu. Maka ia pun menjadi tujuan bagi orang-orang pang mencari ilmu, berbondong-bondong orang datang dari berbagai penjuru negeri Islam untuk mengikuti pendidikan dan mendalami ilmu pengetahuan.
Di samping ingatannya yang kuat bahkan luar biasa itu, Ibnu Abbas memiliki pula kecerdasan dan kepintaran yang Istimewa.
Baca juga: Pengaruh Doa Rasulullah SAW Pada Jalan Hidup Ibnu Abbas
Alasan yang dikemukakannya bagaikan cahaya matahari, menembus ke dalam kalbu menghidupkan cahaya iman. Dan dalam percakapan atau berdialog, tidak saja ia membuat lawannya terdiam, mengerti dan menerima alasan yang dikemukakannya, tetapi juga menyebabkannya diam terpesona, karena manisnya susunan kata dan keahliannya berbicara.
Pada suatu hari orang bertanya kepada Ibnu Abbas: "Bagaimana anda mendapatkan ilmu ini... ?"
"Dengan lidah yang gemar bertanya, dan akal yang suka berfikir... !" Begitu jawabnya.
Dengan lidahnya yang selalu bertanya dan pikirannya yang tak jemu-jemunya meneliti, serta dengan kerendahan hati dan pandainya bergaul, jadilah Ibnu Abbas sebagai "kyai umat" pada zamannya.
Sa'ad bin Abi Waqqash melukiskannya dengan kalimat-kalimat seperti ini:
Tak seorang pun yang kutemui lebih cepat mengerti, lebih tajam berpikir dan lebih banyak dapat menyerap ilmu dan lebih luas sifat santunnya dari Ibnu Abbas..!
Lihat Juga :