Kisah Abu Nawas Mencari Jodoh: Doanya Itu Lho Penuh Siasat

Sabtu, 11 September 2021 - 18:31 WIB
Kisah Abu Nawas mencari jodoh sungguh religius sekaligus menggeltik. (Ilustrasi/Ist)
Kisah Abu Nawas mencari jodoh cukup religius, juga menggelitik. Alkisah, kala masih bujang Abu Nawas ingin segera mendapatkan jodoh. Kemudian menikah dan hidup bersama jadi satu keluarga.

Baca juga: Abu Nawas: Tiga Pertanyaan yang Sama dengan Tiga Jawaban yang Berbeda

Suatu ketika Abu Nawas sangat tergila-gila pada seorang perempuan. Perempuan yang digandrungi sungguh cantik, pintar serta termasuk wanita ahli ibadah. Abu Nawas ingin menjadikannya istri perempuan itu.

Karena cintanya begitu membara, dia lantas berdoa dengan khusyuk meminta kepada Allah SWT. Terjemahanan doanya dalam bahasa Indonesia kurang lebih sebagai berikut:

"Ya Allah, jika memang gadis itu baik untuk saya, dekatkanlah kepadaku. Tetapi jika memang menurutmu ia tidak baik buatku, tolong Ya Allah, sekali lagi tolong...pertimbangkan lagi ya Allah."

Doa Abu Nawas ini menggelitik karena terkesan memaksa kehendak Allah. Tak lupa dalam doa itu Abu Nawas menyisipkan nama gadis yang menjadi pujaan hatinya itu.

Abu Nawas berdoa itu dan itu lagi setiap selesai shalat lima waktu. Selama berbulan-bulan ia pun menunggu tanda-tanda dikabulkan doanya.

Tiga bulan berlalu Abu Nawas merasa doanya tak dikabulkan. Dia kemudian introspeksi diri. ”Mungkin Allah tak mengabulkan doaku karena aku kurang pasrah atas pilihan jodohku," pikirnya.

Kemudian Abu Nawas bermunajat lagi. Tapi kali ini dia ganti strategi. Doa kali ini tidak diembel-embeli spesifik pakai nama si gadis. Apalagi berani "maksa" kepada Allah seperti doa sebelumnya.

"Ya Allah berikanlah istri yang terbaik untukku," begitu bunyi doanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!