Beginilah Gambaran Penduduk Surga dan Orang Terakhir yang Memasukinya

Jum'at, 29 Juli 2022 - 05:10 WIB
Penduduk Surga terdiri dari 120 barisan. 80 barisan adalah barisan umat Nabi Muhammad dan 40 barisan adalah barisan umat-umat yang lain. Foto ilustrasi/ist
Dalam perspektif Islam, surga adalah tempat bagi hamba-hamba saleh sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan ketika di dunia. Meski termasuk perkara ghaib, umat muslim wajib meyakini dan mempercayainya.

Lantas seperti apa kehidupan penduduk ahli surga ? Berikut keterangan dari lisan Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam (SAW) diketengahkan dalam Kitab Al-Mawa'izh Al-'Usfuriyah karya Syakh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury.

Ada seorang laki-laki dari golongan Ahli Kitab mendatangi Rasulullah SAW dan berkata: "Wahai Abu Al-Qosim! Apakah penduduk surga itu makan dan juga minum?" Rasulullah menjawab: "Iya. Mereka makan dan juga minum."

Laki-laki itu berkata: "Demi Allah yang diriku berada dalam kekuasaan-Nya! Sesungguhnya salah satu dari penduduk surga diberi kekuatan 100 kali kekuatan laki-laki dalam makan, minum, jimak dan syahwat". Ia melanjutkan, "Orang yang makan dan minum pastinya ia butuh buang air. Padahal surga itu bersih tidak ada kotoran."

Rasulullah SAW menjawab: "Buang air besar penduduk surga itu adalah dengan cara mengeluarkan cairan yang keluar dari kulit mereka seperti cairan misik."

"Sesungguhnya penduduk surga terdiri dari 120 barisan. 80 barisan adalah barisan umatku dan 40 barisan adalah barisan umat-umat yang lain," jawab Rasulullah SAW.

Ada yang mengatakan panjang setiap barisan adalah jarak antara arah timur dan arah barat. Sedangkan lebarnya adalah selebar dunia.

Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya Allah akan berkata kepada para penduduk surga: 'Hai penduduk surga!' Mereka menjawab, 'Kami patuh dengan semua perintah-Mu!' "Apakah kalian ridho?" tanya Allah.

"Bagaimana kami tidak ridha, sedangkan Engkau telah memberikan kami apa yang tidak Engkau berikan kepada makhluk lain," kata penduduka surga.

Allah berkata: "Aku akan memberi kalian sesuatu yang lebih utama daripada itu semua. Aku menghalalkan keridhoan-Ku untuk kalian semua sehingga aku tidak akan murka terhadap kalian selamanya." Masya Allah Tabarakallah!

Kemudian Rasulullah SAW melanjutkan sabdanya: "Akan ada seruan ketika para penduduk surga memasuki surga. 'Tiba waktunya bagi kalian untuk hidup dan tidak akan pernah mati selamanya, sehat dan tidak akan pernah sakit selamanya, muda dan tidak akan pernah tua pikun selamanya, dan merasakan kenikmatan dan tidak akan pernah merasa kesulitan selamanya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!