Bolehkah Muslimah Memakai Celana Panjang? Begini Hukumnya

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 08:05 WIB
Hukum memakai celana untuk wanita perlu diketahui kaum muslimah, karena hal ini berkaitan dengan cara menutup aurat yang berbeda antara kaum laki-laki dan wanita. Foto ilustrasi/ist
Dalam berpakaian , seorang muslimah wajib mengetahui aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh syariat . Karena hal ini berkaitan dengan cara menutup aurat yang berbeda antara kaum laki-laki dan wanita. Secara umum, dalam mengenakan pakaian, terdapat perbedaan antara baju yang dipakai pria dan wanita.

Kaum lelaki umumnya memakai celana, sedangkan wanita lebih umum memakai rok atau terusan. Lantas bagaimana bila wanita pun menggunakan celana ini? Bagaimana pula menurut pandangan syariat? Pertanyaan tersebut pernah ditanyakan kepada Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya yang ditayangkan di Youtube Al BahjahTV.

Baca juga: Mengenal Mihnah, Pakaian Pelengkap Busana Muslimah



Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon tersebut menjelaskannya bahwa busana adik-adik perempuan menuju ke model yang lebih syar'i hendaknya dilakukan secara bertahap. Buya Yahya memberikan permisalan bahwa perempuan yang memakai celana panjang masih lumayan daripada memakai celana pendek. Akan lebih baik lagi jika perempuan memakai celana panjang lalu dipasangkan dengan baju atasan yang panjangnya menutupi hingga lutut.

Selain itu, celana panjang yang digunakan perempuan hendaknya yang longgar, bukan celana yang ketat. Kalau pun dia pake celana bajunya itu adalah turun sampai pinggul (lutut). "Itu tingkat martabat. Kaya baju-baju Pakistan itu. Masih lumayan lah begitu. Celananya bukan celana yang ketat," ujar Buya Yahya.

Kemudian, baju atasan yang panjangnya hingga sampai lutut itu berfungsi agar lekuk-lekuk tubuh wanita tidak terlihat. Hal tersebut menurutnya sudah masuk kategori berpakaian perempuan yang masih lumayan dan sudah baik. "Seandainya harus pakai celana, tapi tolong bajunya itu turun sampai ke pinggul, sampai lutut," paparnya.

Berpakaian seperti itu dipandang sudah sangat cukup Islami karena mungkin ia perlu banyak beraktivitas dan harus memakai celana agar bebas bergerak. "Jadi paling ndak itu lekuk tubuhnya ini tidak terlihat. Tapi Adikku, kalau engkau ingin sempurnakan, bertahap dulu pelan-pelan. Kalau kamu ingin menyempurnakan, maka sempurnakanlah dengan baju yang betul-betul longgar sampai tidak terlihat lekuk tubuh semuanya," lanjut Buya Yahya.

Selain itu, Buya Yahya menyebutkan bahwa perempuan disunahkan memakai celana panjang sebagai dalaman ketika menggunakan rok atau gamis. Memakai celana panjang sebagai dalaman dianjurkan dengan tujuan agar jika rok atau gamis semisal tersingkat, maka masih ada yang menutupi auratnya.

Tidak Menyerupai Laki-laki
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!