Tak Sebanding, Antara Nikmat Allah dan Datangnya Musibah, Begini Penjelasannya

Sabtu, 05 November 2022 - 14:58 WIB
Musibah yang menimpa manusia sangat sebentar atau tidak berlangsung lama. Sedangkan nikmat Allah Subhanahu wa Taala itu merupakan karunia yang datang setiap saat dan terus-menerus. Foto ilustrasi/ist
Musibah yang menimpa manusia sangat sebentar atau tidak berlangsung lama. Sedangkan nikmat Allah Subhanahu wa Ta'ala itu merupakan karunia yang datang setiap saat dan terus-menerus. Karena itu, alangkah zalimnya manusia ketika selalu mengingat musibah dan melupakan nikmatnya Allah.

Nikmat Allah yang Allah karuniakan kepada kita sangatlah banyak tidak terhingga. Mulai tersedianya air, udara plus oksigen, hewan dan tumbuhan untuk makanan, keindahan alam, kesehatan, diberi penghasilan, angin semilir, dikaruniai keluarga, dan masih banyak lagi. Semua yang ada pada kita, yang kita peroleh dan nikmati, dan yang diperoleh dan dinikmati oleh seluruh makhluk, semua datangnya dari Allah Rabbul ‘Aalamiin.

Baca juga: 3 Anugerah Nikmat Allah Ta'ala yang Tak Terhitung di Dalam Rumah



Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَاٰ تٰٮكُمْ مِّنْ كُلِّ مَا سَاَ لْـتُمُوْهُ ۗ وَاِ نْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗ اِنَّ الْاِ نْسَا نَ لَـظَلُوْمٌ كَفَّا رٌ


"Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)." (QS. Ibrahim : 34)

Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas semua nikmat yang Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan taat kepada-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَمَا بِكُمْ مِّنْ نّـِعْمَةٍ فَمِنَ اللّٰهِ ثُمَّ اِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَاِ لَيْهِ تَجْئَرُوْنَ 
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!