Syiar: Kisah Tsa’labah, Tamak Membawa Petaka

Ustad: M. Azid Manaf
Kultum Syiar bersama ustadz M. Azid Manaf mengulas tentang kisah Tsa'labah bin Hathib Al-Anshary, Tamak Membawa Petaka. Allah ingin mengingatkan kita celakalah orang yang selalu menumpuk-numpuk hartanya. Sebab, dalam harta kita ada hak orang lain. Dengan berzakat, infak dan sedekah sejatinya membersihkan kotoran dalam harta kita.
Tsa'labah adalah seorang ahli ibadah namun kehidupannya miskin tidak berkecukupan, bahkan untuk salat pun harus bergantian kain penutup aurat dengan istrinya. Suatu ketika Nabi memberikan seekor kambing kepada Tsa'labah dengan harapan akan menjadi tonggak perubahan ekonomi. Seiring berjalannya waktu seekor kambing ini beranak pinak, sedikit demi sedikit kehidupan ekonominya meningkat. Namun sayangnya Tsa’labah lalai dengan ibadahnya, bahkan enggan mengeluarkan zakat. Apa hikmah dari kisah ini, simak ulasan Ustadz M. Azid Manaf di sini.

(nas)
cover top ayah
اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ يُخٰدِعُوۡنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُوْهُمۡ‌ ۚ وَاِذَا قَامُوۡۤا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوۡا كُسَالٰى ۙ يُرَآءُوۡنَ النَّاسَ وَلَا يَذۡكُرُوۡنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيۡلًا
Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.

(QS. An-Nisa:142)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!