Menebarkan Kebajikan Melalui Berbagi dan Berempati (2) - Dra Hj Ida Fauziyah MSi

Jum'at, 22 Mei 2020 - 16:00 WIB
loading...
Rasulullah SAW bersabda, “tidaklah beriman dengan iman yang sempurna di antara kalian semua sampai mencintai saudaranya seperti mencintai diri sendiri”, (hadist riwayat Bukhari dan Muslim). Dari sabda ini menunjukkan Islam sangat mendorong umatnya untuk memiliki empati pada sesama. Kalau kita berada pada posisi yang berkecukupan rizki, kita pun harus senang jika orang lain mendapatkan hal yang sama. Kalau kita berharap agar perut kita kenyang, seyogyanya kita berkeinginan dan berharap agar orang lain pun perutnya kenyang dan tidak susah makan. Kalau kita memimpikan kesuksesan, di saat yang sama selayaknya juga kita memikirkan kesuksesan orang lain. Sebaliknya apabila kita tidak menyukai kesengsaraan dan kesulitan, maka tak elok kita membiarkan orang lain kesulitan dan sengsara. Bila kita berusaha keras terhindar dari kesedihan, terhindar dari kegagalan, maka rasanya tidak pantas kita berdiam diri melihat orang lain sedih bahkan terpuruk. Singkatnya agama tidak membenarkan sama sekali seseorang berpangkutangan ketika sesamanya tengah tertimpa kesusahan. Bahkan individu-individu berwatak egois dicap oleh Allah SWT sebagai pendusta agama. Karena kesalehan seseorang itu tak melulu identik dengan seberapa sering kita bersujud, tetapi juga ditentukan seberapa besar kepedulian dan solidaritas yang melekat dalam kesadaran dan tindakan sehari-hari.
Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang  menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah SWT melipatgandakan ganjaran pada siapa yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas karunia-Nya dan Maha Mengetahui.
Semangat berbagi dan berempati harus terus kita gaungkan dimana kita saat ini tengah menghadapi masalah akibat pandemi Covid-19. Tak hanya pada masalah kesehatan, namun juga sudah meluas pada masalah sosial dan ekonomi. Banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan, banyak pedagang yang terpaksa kehilangan sumber penghasilan dan yang belum sempat bekerja pun semakin tertekan oleh beban hidup yang bertambah berat. Apalagi himbauan Stay at Home atau berdiam di rumah dimaksudkan sebagai upaya pencegahan virus berbahaya ini sulit dipungkiri turut memperkecil peluang sebagian orang untuk mengais rizki di berbagai sektor baik formal maupun informal. Situasi rentan ini rasanya tak mungkin dipulihkan dalam waktu yang cepat. Oleh karena itu kesediaan semua kita, bergandengan tangan, bergotong royong, saling bahu membahu meringankan penderitaan masyarakat khususnya masyarakat di lapisan bawah. Bagi yang punya kelonggaran finansial bisa memberikan donasi uang ataupun barang kebutuhan pokok.    
Simak tausiyah dari Menteri Ketenagakerjaan RI, Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si selengkapnya dalam video berikut ini.
(ary)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Video Terkait
Syiar Ramadhan Muhammad...
Syiar Ramadhan Muhammad Hidayatullah, Lc., S.Ag: Ada Nilai-Nilai yang Terkandung di Puasa Bulan Ramadhan
Syiar Ramadhan Mega...
Syiar Ramadhan Mega Sayillah Rahma : Puasa Melatih Kesabaran
SYIAR RAMADHAN Abil...
SYIAR RAMADHAN Abil Ash, M. Ag : Merokok saat Puasa, Bagaimana Hukumnya ?
SYIAR RAMADHAN Aang...
SYIAR RAMADHAN Aang Ainal Yakin, SEI, M.Ag: Tiga Amalan yang akan Mengalir Setelah Kematian
4 Akhlak Muslim
4 Akhlak Muslim
SYIAR: Puasa dan Kesehatan...
SYIAR: Puasa dan Kesehatan Jiwa
Rekomendasi
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Video Terkini
Dapat Jatah 2.210 Petugas...
Dapat Jatah 2.210 Petugas Haji, Menag Bakal Lobi Arab Saudi untuk Tambah Kuota
Biaya Haji 2025 Disetujui...
Biaya Haji 2025 Disetujui DPR-Pemerintah Sebesar Rp89,4 juta, Jamaah Bayar Rp55,4 Juta
Kemenag Usul Bipih 2025...
Kemenag Usul Bipih 2025 Jadi 70%, Jemaah Haji Membayar Rp65 Juta
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Biaya Ibadah Haji 2025 Turun, Segini Besarannya
Menag Tegaskan Prabowo...
Menag Tegaskan Prabowo Minta Pelaksanaan Haji 2025 Lebih Efisien dan Tertib
Masjid Lampuuk, Saksi...
Masjid Lampuuk, Saksi Bisu Dahsyatnya Tsunami Aceh
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved