Tata Cara Memusnahkan Mushaf Al-Qur'an yang Sudah Rusak
Kamis, 09 Februari 2023 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Caranya, menyediakan tempat khusus untuk menaruh (menyimpan) mushaf Qur'an atau lembaran yang rusak. Tempat khusus yang dimaksud bisa lemari atau laci khusus. Apabila sudah tidak bisa diperbaiki dan tidak bisa dibaca lagi, maka dimasukkan ke dalam tempat yang mulia.
"Jika kita menemukan kertas atau apapun mushaf Al-Qur'an yang sudah robek, sudah lama dimakan rayap, maka langkah pertama yang kita upayakan yaitu memperbaikinya sampai bisa dibaca dan dimuliakan di tempat yang mulia," kata Buya Yahya di kanal Al-Bahjah TV.
Setelah itu bagaimana? Ya boleh dengan cara dibakar. Sebab kalau tidak dibakar, mushafnya akan berantakan. Apalagi nanti khawatir lembaran Al-Qur'annya berceceran. Jadi dibakar bukan niat menghinakan, melainkan untuk menjaga kemuliaan kalimat Allah.
Agar tidak berceceran atau nanti terinjak orang, maka harus dikumpulkan dan dibakar dengan cara yang terhormat. Kemudian, sisa dari pembakarannya tidak boleh dibuang sembarangan.
Buya Yahya menyarankan agar sebaiknya abunya dikubur di tempat tertentu yang jarang dilewati orang atau dihanyutkan ke sungai.
Wallahu A'lam
Berikut video ceramah Buya Yahya dalam Channel Al-Bahjah TV:
"Jika kita menemukan kertas atau apapun mushaf Al-Qur'an yang sudah robek, sudah lama dimakan rayap, maka langkah pertama yang kita upayakan yaitu memperbaikinya sampai bisa dibaca dan dimuliakan di tempat yang mulia," kata Buya Yahya di kanal Al-Bahjah TV.
Setelah itu bagaimana? Ya boleh dengan cara dibakar. Sebab kalau tidak dibakar, mushafnya akan berantakan. Apalagi nanti khawatir lembaran Al-Qur'annya berceceran. Jadi dibakar bukan niat menghinakan, melainkan untuk menjaga kemuliaan kalimat Allah.
Agar tidak berceceran atau nanti terinjak orang, maka harus dikumpulkan dan dibakar dengan cara yang terhormat. Kemudian, sisa dari pembakarannya tidak boleh dibuang sembarangan.
Buya Yahya menyarankan agar sebaiknya abunya dikubur di tempat tertentu yang jarang dilewati orang atau dihanyutkan ke sungai.
Wallahu A'lam
Berikut video ceramah Buya Yahya dalam Channel Al-Bahjah TV:
(rhs)
Lihat Juga :