Apakah Nabi Muhammad SAW Isra Miraj dengan Ruh dan Jasad? Ini Penjelasannya

Jum'at, 17 Februari 2023 - 05:10 WIB
loading...
Apakah Nabi Muhammad...
Peristiwa Isra Miraj pada malam 27 Rajab termasuk salah satu mukjizat besar Nabi Muhammad SAW. Foto/Ist
A A A
Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada malam 27 Rajab satu tahun sebelum Hijrah merupakan peristiwa agung yang dibenarkan oleh Al-Qur'an dan Hadis. Para Ulama mengatakan Isra Miraj ini termasuk mukjizat besar Nabi Muhammad SAW.

Muncul pertanyaan, apakah Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Miraj dengan ruh dan jasad beliau atau ruhnya saja? Berikut penjelasannya.

Dalam Surat Al-Isra ayat 1 memang tidak dijelaskan secara detail apakah Nabi Muhammad SAW melakukan Isra dengan ruh dan jasadnya ataukah ruhnya saja. Para Mufassir juga berbeda pendapat mengenai hal tersebut. Berikut firman-Nya:

سُبۡحٰنَ الَّذِىۡۤ اَسۡرٰى بِعَبۡدِهٖ لَيۡلًا مِّنَ الۡمَسۡجِدِ الۡحَـرَامِ اِلَى الۡمَسۡجِدِ الۡاَقۡصَا الَّذِىۡ بٰرَكۡنَا حَوۡلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنۡ اٰيٰتِنَا‌ ؕ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيۡعُ الۡبَصِيۡرُ

Artinya: "Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS Al-Isra ayat 1)

Mengutip tafsir Kemenag, mayoritas Mufasir berpendapat bahwa Isra dilakukan dengan ruh dan jasad dalam keadaan sadar, bukan dalam keadaan tidur. Mereka menyampaikan beberapa alasan untuk menguatkan pendapatnya di antaranya:

Pertama, kata "Subhana" dalam ayat 1 Surat Al-Isra menunjukkan adanya peristiwa hebat (luar biasa). Jika Nabi di-isra'-kan dalam keadaan tidur, tidak perlu diungkapkan dengan menggunakan ayat yang didahului dengan Tasbih.

Kedua, andaikata Isra itu dilakukan dalam keadaan tidur, tentulah orang Quraisy tidak dengan serta merta mendustakannya. Banyaknya orang muslim yang murtad kembali karena peristiwa Isra menunjukkan bahwa peristiwa itu bukanlah hal yang biasa.

Kata-kata Ummu Hani yang melarang Nabi menceritakan kepada siapa pun pengalaman yang dialami ketika Isra' agar mereka tidak menganggap Nabi berdusta, juga menguatkan bahwa Isra' itu dilakukan Nabi Muhammad dengan ruh dan jasadnya.

Peristiwa ini yang menyebabkan Abu Bakar digelari as-Shiddiq karena beliau membenarkan Nabi Muhamamad tanpa ragu, sedangkan orang lain berat menerimanya.

Ketiga, firman Allah yang menggunakan "bi'abdihi" menunjukkan bahwa Nabi Isra' dengan ruh dan jasad karena kata seorang hamba mengacu pada kesatuan jasad dan ruh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Doa Isra Mikraj,...
Kumpulan Doa Isra Mikraj, Cek di Sini Saja!
Mengenal Sosok Ummu...
Mengenal Sosok Ummu Hani' Sepupu Nabi Muhammad SAW, Saksi Hidup Peristiwa Isra Mikraj
Kisah Lengkap Isra Mikraj,...
Kisah Lengkap Isra Mikraj, Mukjizat Luar Biasa Nabi Muhammad SAW
Hukum Merayakan Isra...
Hukum Merayakan Isra Mikraj, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kisah-kisah Isra Mikraj...
Kisah-kisah Isra Mikraj (6) : Bumi pun Merasa Bangga kepada Langit
Kisah Buraq Menangis...
Kisah Buraq Menangis karena Merindukan Rasulullah SAW
Rekomendasi
Pengakuan Misterius...
Pengakuan Misterius Keluarga Shakespeare yang Berbahaya Akhirnya Terungkap
Negara-negara Paling...
Negara-negara Paling Tidak Ramah di Dunia
Ini Tanda-tanda Orang...
Ini Tanda-tanda Orang yang Akan Meninggal Menurut Sains
Artikel Terkini
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Infografis
Kenapa Hari Valentine...
Kenapa Hari Valentine Identik dengan Cokelat? Ini Penjelasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved