Materi Khutbah Jumat tentang Isra Miraj Lengkap Hikmahnya
Kamis, 16 Februari 2023 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menjadi imam di Masjidil Aqsha, Rasulullah SAW diangkat ke Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT bersama Malaikat Jibril. Dalam perjalanan menuju Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad dan Malaikat Jibril singgah di tujuh lapis langit yaitu:
Langit pertama bertemu Nabi Adam 'alaihissalam. Langit kedua bertemu Nabi Yahya dan Nabi Ishaq. Langit ketiga bertemu Nabi Yusuf. Langit keempat bertemu dengan Nabi Idris. Langit kelima bertemu dengan Nabi Harun. Langit keenam bertemu dengan Nabi Musa. Langit ketujuh bertemu dengan Nabi Ibrahim.
Jamaah sholat Jumat rahimakumullah!
Setelah melewati ketujuh lapis langit tersebut Nabi Muhammad diajak ke Baitul Makmur Yaitu tempat Malaikat melaksanakan Thawaf. Kemudian naik ke Sidratul Muntaha dan dalam perjalanan ini Malaikat Jibril tidak ikut serta.
Kemudian Rasulullah bertemu dengan Allah SWT. Dalam pertemuan tersebut, Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk melaksanakan sholat sebanyak lima puluh waktu sehari.
Ketika hendak turun Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Musa, dan beliau bercerita tentang perintah shalat yang diterimanya, dari Allah SWT. Mendengar cerita tersebut Nabi Musa menyuruh Nabi Muhammad SAW untuk menghadap Allah kembali guna meminta keterangan.
Nabi Muhammad berulang kali menghadap Allah untuk memberikan keringanan, akhirnya Allah memberikan keringanan perintah sholat kepada Nabi Muhammad menjadi 5 waktu setiap harinya. Allah memberikan pahala yang sama bagi umat Nabi Muhammad seperti melaksanakan shalat sebanyak 50 waktu setelah peristiwa itu Nabi dikembalikan ke Makkah.
Pagi harinya Nabi berniat menceritakan hal tersebut kepada kaum Quraisy. Nabi Muhammad bertemu dengan Abu Jahal dan meminta Abu Jahal mengumpulkan kaum Quraisy. Kesempatan itu tidak disia-siakan untuk meyakinkan kaum kafir Quraisy tentang kebohongan Nabi Muhammad SAW.
Abu Jahal menyeru kaum Quraisy untuk berkumpul. Setelah kaum Quraisy berkumpul Nabi Muhammad menceritakan segala kejadian yang dialaminya dalam Isra Miraj.
Ceramah Nabi Muhammad tersebut disambut dengan ejekan dan cemoohan, Abu Jahal menghasut kaum Quraisy untuk tidak mengikuti ajaran Nabi Muhammad yang penuh dengan kebohongan. Kemudian menemui Abu Bakar dan menceritakan apa yang mereka dengar dari Nabi Muhammad.
Mereka bertanya kepada Abu Bakar. Dengan tegas Abu Bakar menyatakan bahwa dia meyakini apa yang telah diceritakan oleh Nabi Muhammad SAW. Kemudian Nabi Muhammad SAW memberinya gelar Ash-Shiddiq kepada Abu Bakar.
Jamaah sholat Jumat rahimakumullah!
Adapun Tamsil dalam Isra, yaitu:
1. Nabi Muhammad SAW melihat orang memotong padi (panen) terus menerus, beliau bertanya kepada Jibril "siapakah mereka itu?" Jibril menjawab: "Mereka itu ibaratmu yang gemar beramal jariah, yang kemudian mereka memetik pahalanya dari Allah SWT".
2. Melihat orang yang terus menerus memukul kepalanya, Nabi Muhammad bertanya: "Siapakah mereka itu Ya Jibril?" Dijawab: "Mereka itu ibaratmu yang enggan melaksanakan sholat, yang kelak akan menyesal dengan memukuli kepalanya sendiri terus menerus sekalipun terasa sakit olehnya."
Langit pertama bertemu Nabi Adam 'alaihissalam. Langit kedua bertemu Nabi Yahya dan Nabi Ishaq. Langit ketiga bertemu Nabi Yusuf. Langit keempat bertemu dengan Nabi Idris. Langit kelima bertemu dengan Nabi Harun. Langit keenam bertemu dengan Nabi Musa. Langit ketujuh bertemu dengan Nabi Ibrahim.
Jamaah sholat Jumat rahimakumullah!
Setelah melewati ketujuh lapis langit tersebut Nabi Muhammad diajak ke Baitul Makmur Yaitu tempat Malaikat melaksanakan Thawaf. Kemudian naik ke Sidratul Muntaha dan dalam perjalanan ini Malaikat Jibril tidak ikut serta.
Kemudian Rasulullah bertemu dengan Allah SWT. Dalam pertemuan tersebut, Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk melaksanakan sholat sebanyak lima puluh waktu sehari.
Ketika hendak turun Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Musa, dan beliau bercerita tentang perintah shalat yang diterimanya, dari Allah SWT. Mendengar cerita tersebut Nabi Musa menyuruh Nabi Muhammad SAW untuk menghadap Allah kembali guna meminta keterangan.
Nabi Muhammad berulang kali menghadap Allah untuk memberikan keringanan, akhirnya Allah memberikan keringanan perintah sholat kepada Nabi Muhammad menjadi 5 waktu setiap harinya. Allah memberikan pahala yang sama bagi umat Nabi Muhammad seperti melaksanakan shalat sebanyak 50 waktu setelah peristiwa itu Nabi dikembalikan ke Makkah.
Pagi harinya Nabi berniat menceritakan hal tersebut kepada kaum Quraisy. Nabi Muhammad bertemu dengan Abu Jahal dan meminta Abu Jahal mengumpulkan kaum Quraisy. Kesempatan itu tidak disia-siakan untuk meyakinkan kaum kafir Quraisy tentang kebohongan Nabi Muhammad SAW.
Abu Jahal menyeru kaum Quraisy untuk berkumpul. Setelah kaum Quraisy berkumpul Nabi Muhammad menceritakan segala kejadian yang dialaminya dalam Isra Miraj.
Ceramah Nabi Muhammad tersebut disambut dengan ejekan dan cemoohan, Abu Jahal menghasut kaum Quraisy untuk tidak mengikuti ajaran Nabi Muhammad yang penuh dengan kebohongan. Kemudian menemui Abu Bakar dan menceritakan apa yang mereka dengar dari Nabi Muhammad.
Mereka bertanya kepada Abu Bakar. Dengan tegas Abu Bakar menyatakan bahwa dia meyakini apa yang telah diceritakan oleh Nabi Muhammad SAW. Kemudian Nabi Muhammad SAW memberinya gelar Ash-Shiddiq kepada Abu Bakar.
Jamaah sholat Jumat rahimakumullah!
Adapun Tamsil dalam Isra, yaitu:
1. Nabi Muhammad SAW melihat orang memotong padi (panen) terus menerus, beliau bertanya kepada Jibril "siapakah mereka itu?" Jibril menjawab: "Mereka itu ibaratmu yang gemar beramal jariah, yang kemudian mereka memetik pahalanya dari Allah SWT".
2. Melihat orang yang terus menerus memukul kepalanya, Nabi Muhammad bertanya: "Siapakah mereka itu Ya Jibril?" Dijawab: "Mereka itu ibaratmu yang enggan melaksanakan sholat, yang kelak akan menyesal dengan memukuli kepalanya sendiri terus menerus sekalipun terasa sakit olehnya."
Lihat Juga :