7 Ilmuwan Muslim Paling Terkenal yang Muncul di Zaman Dinasti Abbasiyah
Selasa, 21 Februari 2023 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Claudius Ptolemy mengembangkan sistem Ptolemeus. Ini mengusulkan geosentrisme untuk menjelaskan gerakan benda langit di sekitar Bumi menggunakan model matematika.
Thabit ibn Qurra menemukan bahwa satu tahun sideris memiliki 365 hari, 6 jam, 9 menit, dan 12 detik. Penemuan ini membuat Nicolaus Copernicus menemukan bahwa Bumi berputar mengelilingi Matahari, bukan sebaliknya (disebut heliocentrisme).
3. Abu Nasr Al-Farabi
Abu Nasr Al-Farabi adalah seorang filsuf, matematikawan, dan ahli kosmologi Muslim. Dia terkenal karena karyanya dalam logika, metafisika, filsafat politik, dan etika.
Al-Farabi lahir di Afghanistan saat ini ketika kerajaan Islam berkembang pesat di seluruh Asia. Akibatnya, ia dihadapkan pada budaya yang berbeda sejak usia dini.
Ilmuwan Muslim ini dianggap sebagai salah satu pemikir terbesar di Zaman Keemasan Islam. Dia juga pelopor dalam sosiologi, psikologi, dan filsafat politik.
4. Al-Battani
Al-Battani adalah seorang matematikawan dan astronom yang lahir di Turki modern. Dia terkenal sebagai orang pertama yang menemukan bagaimana gerhana matahari terjadi. Al-Battani menemukan bahwa itu disebabkan oleh bulan yang berada di antara kita dan matahari.
Dia juga memperkenalkan sinus dan beberapa hubungan trigonometri yang digunakan matematikawan saat ini.
5. Ibnu Sina
Abu Ali Ibn Sina, atau Avicenna sebagaimana dia dikenal di Barat, adalah seorang ilmuwan Muslim terkemuka. Dia adalah seorang dokter dan filsuf yang menulis tentang beberapa topik, mulai dari alkimia hingga kedokteran.
Thabit ibn Qurra menemukan bahwa satu tahun sideris memiliki 365 hari, 6 jam, 9 menit, dan 12 detik. Penemuan ini membuat Nicolaus Copernicus menemukan bahwa Bumi berputar mengelilingi Matahari, bukan sebaliknya (disebut heliocentrisme).
3. Abu Nasr Al-Farabi
Abu Nasr Al-Farabi adalah seorang filsuf, matematikawan, dan ahli kosmologi Muslim. Dia terkenal karena karyanya dalam logika, metafisika, filsafat politik, dan etika.
Al-Farabi lahir di Afghanistan saat ini ketika kerajaan Islam berkembang pesat di seluruh Asia. Akibatnya, ia dihadapkan pada budaya yang berbeda sejak usia dini.
Ilmuwan Muslim ini dianggap sebagai salah satu pemikir terbesar di Zaman Keemasan Islam. Dia juga pelopor dalam sosiologi, psikologi, dan filsafat politik.
4. Al-Battani
Al-Battani adalah seorang matematikawan dan astronom yang lahir di Turki modern. Dia terkenal sebagai orang pertama yang menemukan bagaimana gerhana matahari terjadi. Al-Battani menemukan bahwa itu disebabkan oleh bulan yang berada di antara kita dan matahari.
Dia juga memperkenalkan sinus dan beberapa hubungan trigonometri yang digunakan matematikawan saat ini.
5. Ibnu Sina
Abu Ali Ibn Sina, atau Avicenna sebagaimana dia dikenal di Barat, adalah seorang ilmuwan Muslim terkemuka. Dia adalah seorang dokter dan filsuf yang menulis tentang beberapa topik, mulai dari alkimia hingga kedokteran.
Lihat Juga :