Khutbah Jumat tentang Keistimewaan Malam Nisfu Syaban
Jum'at, 03 Maret 2023 - 05:10 WIB
loading...
Khutbah Jumat kali ini mengangkat tema rahasia dan keistimewaan malam Nisfu Syaban bertabur rahmat Allah. Foto/SINDOnews
A
A
A
Khutbah Jumat Syaban kali ini mengangkat tema keistimewaan malam Nisfu Syaban. Pesan khutbah ini mengajak umat muslim memaksimalkan waktu di bulan Syaban sebelum masuknya bulan Ramadhan yang agung.
Pada bulan ini terdapat salah satu malam mulia, yaitu malam Nisfu Syaban (pertengahan bulan Sya'ban). Pada malam itu Allah akan mencurahkan rahmat-Nya dan ampunan yang luas kepada manusia. Berdasarkan kalender Hijriyah Kementerian Agama, malam Nisfu Syaban (15 Syaban) jatuh pada Selasa malam, 7 Maret 2023 (malam Rabu).
Khutbah Jumat ini disampaikan Ustad Sunnatullah, pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam Durjan Kokop Bangkalan Jawa Timur seperti dilansir dari Nu Online. Berikut materi khutbahnya berjudul "Rahasia dan Keistimewaan Malam Nisfu Sya'ban."
Khutbah I
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah!
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang senantiasa memberikan inayah dan hidayah kepada kita semua, sehingga masih diperkenankan untuk melaksanakan ibadah wajib ini. Sholawat dan salam semoga terus mengalir kepada junjungan kita semua, Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, keluarga, dan pengikutnya yang mulia.
Pada kesempatan ini, khatib berwasiat kepada diri sendiri, keluarga, sahabat, dan semua jamaah yang turut hadir pada pelaksanaan shalat Jumat ini, untuk terus meningkatkan takwa dan memantapkan iman kepada Allah, karena bekal yang bisa menyelamatkan manusia di akhirat hanyalah ketakwaan.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah!
Sebentar lagi kita akan dipertemukan oleh Allah SWT dengan salah satu malam yang sangat agung, yaitu malam pertengahan bulan Sya'ban (Nisfu Sya'ban). Pada malam ini hendaknya kita benar-benar berupaya untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah, baik dengan cara sholat, berzikir, berdoa, dan ibadah-ibadah lainnya. Sebab, pada mala mini Allah akan menyuruh para malaikat pencatat takdir untuk memperbaharui catatan takdir mereka.
Dalam sebuah hadits, Nabi pernah menjelaskan kepada Sayyidah Aisyah bahwa malam Nisfu Sya'ban merupakan malam ditulisnya takdir-takdir manusia selama satu tahun.
Artinya: "Dari Aisyah, dari Nabi Muhammad, beliau bertanya: "Apakah kamu tahu ada apa dengan malam ini (Nisfu Sya'ban)?' Sayyidah Aisyah kembali bertanya: "Ada apa di dalamnya, wahai Rasulullah?' Maka Nabi menjawab: "Di dalamnya ditulis semua anak yang dilahirkan dari keturunan Nabi Adam pada tahun ini. Pada malam itu ditulis semua orang yang celaka dari keturunan Nabi Adam pada tahun ini. Pada malam itu (juga) diangkat semua amal (perbuatan) mereka, dan pada malam itu diturunkan rezeki mereka." (HR Al-Baihaqi)
Pada bulan ini terdapat salah satu malam mulia, yaitu malam Nisfu Syaban (pertengahan bulan Sya'ban). Pada malam itu Allah akan mencurahkan rahmat-Nya dan ampunan yang luas kepada manusia. Berdasarkan kalender Hijriyah Kementerian Agama, malam Nisfu Syaban (15 Syaban) jatuh pada Selasa malam, 7 Maret 2023 (malam Rabu).
Khutbah Jumat ini disampaikan Ustad Sunnatullah, pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam Durjan Kokop Bangkalan Jawa Timur seperti dilansir dari Nu Online. Berikut materi khutbahnya berjudul "Rahasia dan Keistimewaan Malam Nisfu Sya'ban."
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلهِ وَاسِعِ الْفَضْلِ وَالْاِحْسَانِ، وَمُضَاعِفِ الْحَسَنَاتِ لِذَوِي الْاِيْمَانِ وَالْاِحْسَانِ، اَلْغَنِيِّ الَّذِيْ لَمِ تَزَلْ سَحَائِبُ جُوْدِهِ تَسِحُّ الْخَيْرَاتِ كُلَّ وَقْتٍ وَأَوَانٍ، العَلِيْمِ الَّذِيْ لَايَخْفَى عَلَيْهِ خَوَاطِرُ الْجَنَانِ، اَلْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ لَاتَغِيْضُ نَفَقَاتُهُ بِمَرِّ الدُّهُوْرِ وَالْأَزْمَانِ، اَلْكَرِيْمِ الَّذِيْ تَأَذَّنَ بِالْمَزِيْدِ لِذَوِي الشُّكْرَانِ. أَحْمَدُهُ حَمْدًا يَفُوْقُ الْعَدَّ وَالْحُسْبَانَ، وَأَشْكُرُهُ شُكْرًا نَنَالُ بِهِ مِنْهُ مَوَاهِبَ الرِّضْوَانِ أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ دَائِمُ الْمُلْكِ وَالسُّلْطَانِ، وَمُبْرِزُ كُلِّ مَنْ سِوَاهُ مِنَ الْعَدَمِ اِلَى الْوِجْدَانِ، عَالِمُ الظَّاهِرِ وَمَا انْطَوَى عَلَيْهِ الْجَنَانُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَخِيْرَتُهُ مِنْ نَوْعِ الْاِنْسَانِ، نَبِيٌّ رَفَعَ اللهُ بِهِ الْحَقَّ حَتَّى اتَّضَحَ وَاسْتَبَانَ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الصِّدْقِ وَالْاِحْسَانِ. أَمَّا بَعْدُ، أَيُّهَا الْاِخْوَانُ أُوْصِيْكُمْ وَاِيَايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ، بِامْتِثَالِ أَوَامِرِهِ وَاجْتِنَابِ نَوَاهِيْهِ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah!
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang senantiasa memberikan inayah dan hidayah kepada kita semua, sehingga masih diperkenankan untuk melaksanakan ibadah wajib ini. Sholawat dan salam semoga terus mengalir kepada junjungan kita semua, Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, keluarga, dan pengikutnya yang mulia.
Pada kesempatan ini, khatib berwasiat kepada diri sendiri, keluarga, sahabat, dan semua jamaah yang turut hadir pada pelaksanaan shalat Jumat ini, untuk terus meningkatkan takwa dan memantapkan iman kepada Allah, karena bekal yang bisa menyelamatkan manusia di akhirat hanyalah ketakwaan.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah!
Sebentar lagi kita akan dipertemukan oleh Allah SWT dengan salah satu malam yang sangat agung, yaitu malam pertengahan bulan Sya'ban (Nisfu Sya'ban). Pada malam ini hendaknya kita benar-benar berupaya untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah, baik dengan cara sholat, berzikir, berdoa, dan ibadah-ibadah lainnya. Sebab, pada mala mini Allah akan menyuruh para malaikat pencatat takdir untuk memperbaharui catatan takdir mereka.
Dalam sebuah hadits, Nabi pernah menjelaskan kepada Sayyidah Aisyah bahwa malam Nisfu Sya'ban merupakan malam ditulisnya takdir-takdir manusia selama satu tahun.
عَنْ عَائِشَةَ، عَنِ النَّبِي ﷺ قَالَ: هَلْ تَدْرِيْنَ مَا هَذِهِ اللَّيْلَة؟ قَالَتْ: مَا فِيْهَا يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ فَقَالَ: فِيْهَا أَنْ يُكْتَبَ كُلُّ مَوْلُوْدِ بَنِي آَدَمَ فِي هَذِهِ السَّنَةِ، وَفِيْهَا أَنْ يُكْتَبَ كُلُّ هَالِكٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فِي هَذِهِ السَّنَةِ، وَفِيْهَا تُرْفَعُ أَعْمَالُهُمْ، وَفِيْهَا تَنْزِلُ أَرْزَاقُهُمْ
Artinya: "Dari Aisyah, dari Nabi Muhammad, beliau bertanya: "Apakah kamu tahu ada apa dengan malam ini (Nisfu Sya'ban)?' Sayyidah Aisyah kembali bertanya: "Ada apa di dalamnya, wahai Rasulullah?' Maka Nabi menjawab: "Di dalamnya ditulis semua anak yang dilahirkan dari keturunan Nabi Adam pada tahun ini. Pada malam itu ditulis semua orang yang celaka dari keturunan Nabi Adam pada tahun ini. Pada malam itu (juga) diangkat semua amal (perbuatan) mereka, dan pada malam itu diturunkan rezeki mereka." (HR Al-Baihaqi)
Lihat Juga :