Memaknai Keberkahan Ramadan (3): Momentum Melakukan Reorientasi Hidup

Rabu, 29 Maret 2023 - 07:00 WIB
loading...
Memaknai Keberkahan...
Imam Shamsi Ali, Direktur Jamaica Muslim Center yang juga Presiden Nusantara Foundation. Foto/Ist
A A A
Imam Shamsi Ali
Direktur Jamaica Muslim Center,
Presiden Nusantara Foundation

Ramadan sebagai bulan Al-Qur'an (Syahrul Qur'an) menjadi sangat penting untuk dijadikan sebagai momentum melakukan apa yang saya sebut reorientasi kehidupan. Manusia hadir di atas dunia ini dengan orientasi (tujuan) yang jelas. Hanya saja dunia yang penuh dengan hiruk pikuk dan rutinitas yang tiada henti menjadikan banyak manusia mengalami disorientasi hidup.

Di sinilah sejatinya Ramadan hadir menjadi momentum yang penuh keberkahan (keutamaan) dalam upaya manusia melakukan reorientasi hidup. Dengan berpuasa, seseorang akan lebih mampu memerdekakan diri dari kungkungan atau distraksi dunia yang memang sangat keras.

Ketika seseorang dikungkung atau terdistraksi oleh hiruk pikuk dunia dia akan kehilangan arah hidup. Pada galibnya akan mengalami disorientasi hidup. Dia akan menjalani hidupnya secara rutin dan cenderung membosankan. Sehingga pada akhirnya ada dua kemungkinan:

Pertama, mengalami kebosanan atau kejenuhan hidup. Biasanya orang seperti ini akan mengalami goncangan batin, semakmur apapun kehidupan dunianya. Dia akan goyah, gersang, bahkan geram pada diri dan hidupnya bahkan berujung kepada keputus asaan. Salah satu penyakit yang paling merebak di dunia Barat saat ini adalah "mental health problem" (penyakit mental). Rumah-rumah sakit penuh dengan pasien yang berpenyakit mental.

Kedua, mencoba atau mencari hal-hal yang tidak normal (tidak alami) dalam upaya menemukan kepuasan hidup. Di dunia Barat salah satu penyebab banyaknya gaya hidup yang tidak alami, termasuk kecenderungan terhadap sesama jenis misalnya karena hal ini. Yaitu ketidakpuasan hidup yang menyebabkan orang mencari hal baru atau hal aneh yang kadang menjijikkan bahkan destruktif pada diri dan alam.

Dengan mengesampingkan sementara ikatan (kungkungan) dunia ini seseorang akan mendapatkan kebebasan yang menjadikannya akan lebih mampu menguasai diri dan pikirannya. Ketika kesenangan dunia tidak lagi mengungkung maka hawa nafsu dapat dikontrol dengan baik. Ketika hawa nafsu terkontrol manusia harusnya akan lebih bijak dan logis dalam menyikapi hiruk pikuk kehidupannya.

Salah satu hal yang mendasar untuk disikapi oleh manusia adalah kesadaran tentang orientasi hidup. Bahwa keberadaannya di dunia bukan tanpa maksud dan tujuan ('abatsa). Tapi untuk sebuah misi besar dan tujuan mulia yang tidak diberikan kepada makhluk lainnya. Inilah amanah yang semuanya melarikan diri darinya kecuali manusia (fahamalaha al-insanu).

Dalam pandangan Islam, manusia diciptakan dan dihadirkan di dunia ini untuk sebuah tujuan mulia. Yaitu hadir untuk pengabdian kepada sang Pencipta langit dan bumi dan segala isinya. Pengabdian inilah yang dikenal dalam bahasa agama dengan ibadah.

Allah menggariskan hal ini dalam firman- Nya: "Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah (kepada Aku)".

Ramadan hendaknya membangun kembali kesadaran ini. Bahwa hidup dan wujud kita dalam dunia ini bertujuan untuk memenuhi amanah ubudiyah itu. Mengabdikan diri semata kepada Allah dalam segala bentuk dan manifestasinya.

Semoga kesadaran tentang orientasi (tujuan) hidup ini menjadi bagian dari keberkahan (keutamaan) Ramadan kali ini. Sehingga selepas Ramadan nanti hidup kita lebih terarah, bernilai dan tentunya lebih barokah. Insya Allah!

Baca Juga: Memaknai Keberkahan Ramadan (2): Bulan Muhasabah Merenungi Kandungan Al-Qur'an
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkah Menjalankan...
Bolehkah Menjalankan Puasa Ramadan dengan Niat Diet? Simak Jangan Sampai Keliru
Kebahagiaan Orang Berpuasa...
Kebahagiaan Orang Berpuasa yang Sering Diabaikan, Apa Itu?
Kisah Hikmah : Menghormati...
Kisah Hikmah : Menghormati Bulan Ramadan, Pemuda Gemar Maksiat Malah Mendapat Ampunan dan Masuk Surga
5 Perbuatan Penghilang...
5 Perbuatan Penghilang Pahala Puasa Ramadan yang Penting Diketahui
Kisah Teladan Puasa...
Kisah Teladan Puasa Ramadan : Jasad Abu Talhah Tetap Utuh dan Tak Bau karena Kebiasaan Berpuasa
Mempersiapkan Puasa...
Mempersiapkan Puasa Ramadan untuk Anak yang Belum Akil Baligh Cara Rasulullah SAW
Rekomendasi
Bangun Ulang Piramida...
Bangun Ulang Piramida Dipercaya Akan Menimbulkan Malapetaka
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Ini Link untuk Nobar...
Ini Link untuk Nobar Gerhana Bulan Total Malam Nanti
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved