Keutamaan Menyegerakan Berbuka Puasa saat Magrib Tiba
Rabu, 29 Maret 2023 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Karena memberikan badan dengan sesuatu yang manis dan pada saat itu alat pencernaan kita kosong, ini lebih mudah diterima dan lebih bermanfaat untuk anggota tubuh. Terutama badan yang sehat, maka sesungguhnya dia akan semakin kuat. Adapun air, sesungguhnya terjadi kekeringan pada tubuh kita dengan puasa, maka dilembabkan dengan air. Sehingga sempurna manfaatnya dengan makanan.
Kurma sendiri memiliki keberkahan-keberkahan dan faedah-faedah yang khusus, demikian pula air memberikan pengaruh pada hati dan menyucikannya, tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang-orang yang mengikuti sunnah Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu (ia berkata):
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berbuka dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan tamr (korma kering), jika tidak ada tamr maka meneguk beberapa tegukan air.” (HR. Ahmad)
Dan ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai. Berdoalah kepadaNya, meminta apa saja dari permintaan-permintaan kebaikan, semoga kita mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Tiga doa yang dikabulkan: doa orang yang berpuasa, doa orang yang terzalimi, doanya musafir.” (HR. Uqaili dalam Ad-Dhu’afa’ dan yang lainnya)
Jadi, salah satu amalan inti Ramadhan adalah banyak-banyak berdoa. Dan doa yang tidak ditolak ini terjadi saat engkau berbuka. Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
Kurma sendiri memiliki keberkahan-keberkahan dan faedah-faedah yang khusus, demikian pula air memberikan pengaruh pada hati dan menyucikannya, tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang-orang yang mengikuti sunnah Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu (ia berkata):
كَانَ رَسُو لُ اللِّهِ صَلَّى اللَّهً عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أََنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَا تٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَم تَكُنْ حَسَا حَسَواتٍ مِنْ مَاءٍ
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berbuka dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan tamr (korma kering), jika tidak ada tamr maka meneguk beberapa tegukan air.” (HR. Ahmad)
Jangan Lupa Panjatkan Doa saat Berbuka
Saat berbuka puasa merupakan waktu mustajab kita berdoa, dan Allah SWT akan mengabulkannya. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin dikabulkan oleh Allah.Dan ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai. Berdoalah kepadaNya, meminta apa saja dari permintaan-permintaan kebaikan, semoga kita mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْجَابَاتٌ : دَعْوَةُ الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Tiga doa yang dikabulkan: doa orang yang berpuasa, doa orang yang terzalimi, doanya musafir.” (HR. Uqaili dalam Ad-Dhu’afa’ dan yang lainnya)
Jadi, salah satu amalan inti Ramadhan adalah banyak-banyak berdoa. Dan doa yang tidak ditolak ini terjadi saat engkau berbuka. Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
ثَلاَثٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَ تُهُمْ : الصَّا ئِمُ حِيْنَ يُفْطِرُ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Lihat Juga :