Kisah Imam Syafi'i dan Orang Saleh yang Kaya Raya

Kamis, 27 April 2023 - 21:26 WIB
loading...
Kisah Imam Syafii dan...
Kisah Imam Syafii dan pandangannya terhadap orang saleh yang kaya raya menarik untuk disimak. Foto ilustrasi/ist
A A A
Syaikh Abdul Wahab bin Ahmad Sya'roni (1493-1565), ulama Mesir bermazhab Syafi'i dalam kitabnya Al-Mizan Al-Kubro menceritakan kisah Imam Syafi'i dan pandangannya terhadap ulama yang kaya raya.

Ulama sufi yang menguasai ilmu fiqih dan tasawuf ini menyampaikan sebuah ilmu hikmah yang sangat mudah dicerna. Sudah masyhur bahwa Imam Syafi'i adalah ulama yang zuhud (meninggalkan kemewahan dunia). Beliau awalnya iskal (janggal) kepada orang saleh yang kaya. Bahkan kepada salah satu gurunya, Imam Malik.

Imam Malik, ulama yang kaya raya di Kota Madinah, pakaiannya selalu bagus, berpenampilan perlente, karpet di rumahnya mewah. Melihat itu, sang Imam sempat iskal, "Orang saleh kok memiliki harta banyak." demikian kata Imam Syafi'i dalam hati.

Imam Malik tahu apa yang jadi kerisauan muridnya, setelah hampir 3 tahun belajar Kitab Al-Muwatta' kepada Imam Malik, Imam Syafi'i bertanya: "Aku sudah selesai belajar kepadamu Syaikh. Lalu kepada siapa lagi aku akan belajar?"

Imam Malik berkata: "Seandainya Imam Abu Hanifah masih hidup, belajarlah kepadanya. Tapi karena beliau sudah wafat, belajarlah kepada muridnya. Namanya Muhammad bin Hasan Al- Saibani di Irak," jawab Imam Malik.

Untuk diketahui, Imam Abu Hanifah wafat pada Tahun 150 H bertepatan dengan tahun lahirnya Imam Syafi'i.

Singkat kisah, Imam Syafi'i pun pergi belajar ke kediaman Muhammad bin Hasan di Irak. Imam Malik memberikan beberapa Dinar kepada Imam Syafi'i sebagai bekal untuk belajar. Jumlahnya cukup banyak bila dihitung dengan kurs rupiah sekarang. Uang yang diberikan Imam Malik senilai kurang lebih Rp60 juta.

Imam Syafi'i mulai berpikir, "Guru-guruku yang lain yang miskin tak pernah memberiku bekal seperti ini. Jangan-jangan orang saleh yang punya uang banyak itu memang lebih baik."

Kendati demikian, Imam Syafi'i masih iskal pada orang saleh yang kaya. Dalam pikirannya, idealnya orang saleh tak perlu memikirkan dunia dan hidup sederhana. Sesampainya di Irak dan bertemu dengan Syaikh Muhammad bin Hasan, Imam Syafi'i makin terperangah melihat di meja tamu rumah Syaikh Muhammad bin Hasan, ada kepingan-kepingan emas.

Muhammad bin Hasan biasa menghitung hartanya di ruang tamu. Imam Syafi'i semakin iskal, ternyata calon gurunya lebih kaya dari Imam Malik. Gelagat tidak senang Imam Syafi'i dapat dibaca oleh Muhammad bin Hasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ulama dan Cendikiawan...
Ulama dan Cendikiawan Iran yang Berjasa untuk Islam dan Dunia
Ketika Imam Syafii Berdebat...
Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Orang Bodoh : Diamku dari Orang Hina adalah Jawaban
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah dan Khalifah Al-Mansur Menafsirkan Soal Poligami
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Kisah Dua Imam Mazhab...
Kisah Dua Imam Mazhab : Tertawa Bersama Menyikapi Datangnya Rezeki
Rekomendasi
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Lebih Dulu Zigot atau...
Lebih Dulu Zigot atau Embrio? Perspektif Al-Quran dan Sains Modern
4 Penemuan Nikola Tesla...
4 Penemuan Nikola Tesla yang Dihentikan Karena Dinilai Terlalu Berbahaya
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Gencatan Senjata Disepakati...
Gencatan Senjata Disepakati Israel dan Jihad Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved