Kiat Menyembuhkan Rasa Kecewa dan Patah Hati Sesuai Tuntunan Agama
Sabtu, 29 April 2023 - 05:15 WIB
loading...
Cara terbaik untuk mengobati patah hati dalam islam adalah dengan berprasangka baik (berhusnudzon) kepada Allah SWT. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Perasaan kecewa dan patah hati biasa muncul akibat ditinggalkan oleh orang yang kita cintai, misalnya pasangan halal baik suami atau istri yang meninggal, ditinggal menikah mantan pacar, cinta bertepuk sebelah tangan, atau mungkin ketika mencari jodoh dengan ta’aruf namun tidak berjalan sesuai harapan.
Pada dasarnya, perasaan patah hati adalah normal. Namun tatkala patah hati membuat kita menjadi gagal move on selama bertahun-tahun, terpuruk sedih, bahkan sakit-sakitan, maka tentu ada yang salah dengan diri kita. Dalam syariat, patah hati dianggap sebagai kesalahan manusia yang tidak tepat dalam menyikapi perasaan.
Baca juga: Mabuk Cinta Sangat Berbahaya? Inilah Gambaran Dosanya
Bukankah Allah Subhanahu wa ta'ala telah memperingatkan berulang kali agar kita tidak berharap kepada manusia? Kenapa mudah berharap berlebihan? Kenapa sulit mengendalikan perasaan? Pada akhirnya, diri kita sendirilah yang akan merasakan sakitnya sebab tak mampu untuk menjaga kesucian hati.
Bahkan Imam Syafi'i rahimahullah pernah berkata, “Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya.”
Namun demikian kita tak perlu terlarut lama dalam duka, karena ada kiat yang tentu saja sesuai dengan aturan syariat untuk mengatasi perasaan patah hati ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut kiat dan caranya:
1. Meningkatkan intensitas membaca Al-Quran
Al-Quran bisa menjadi obat bagi orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit. Dengan memperbanyak membaca firman Allah SWT hati pasti menjadi lebih damai dan tenang. Di samping itu, usahakan juga untuk membaca Al-Quran terjemahan. Sebab dengan memahami makna-makna ayat Al-Quran kita pun bisa semakin meningkatkan iman.
2. Berwudhu dan salat
Ketika hati sedih, amarah memuncak, pikiran kalut dan tidak tenang maka segeralah mengambil wudhu dan jalankan shalat. Kedua aktivitasi ini (wudhu dan salat) bisa menjauhkanmu dari bisikan-bisikan syetan sekaligus meredahkan emosi.
Pada dasarnya, perasaan patah hati adalah normal. Namun tatkala patah hati membuat kita menjadi gagal move on selama bertahun-tahun, terpuruk sedih, bahkan sakit-sakitan, maka tentu ada yang salah dengan diri kita. Dalam syariat, patah hati dianggap sebagai kesalahan manusia yang tidak tepat dalam menyikapi perasaan.
Baca juga: Mabuk Cinta Sangat Berbahaya? Inilah Gambaran Dosanya
Bukankah Allah Subhanahu wa ta'ala telah memperingatkan berulang kali agar kita tidak berharap kepada manusia? Kenapa mudah berharap berlebihan? Kenapa sulit mengendalikan perasaan? Pada akhirnya, diri kita sendirilah yang akan merasakan sakitnya sebab tak mampu untuk menjaga kesucian hati.
Bahkan Imam Syafi'i rahimahullah pernah berkata, “Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya.”
Namun demikian kita tak perlu terlarut lama dalam duka, karena ada kiat yang tentu saja sesuai dengan aturan syariat untuk mengatasi perasaan patah hati ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut kiat dan caranya:
1. Meningkatkan intensitas membaca Al-Quran
Al-Quran bisa menjadi obat bagi orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit. Dengan memperbanyak membaca firman Allah SWT hati pasti menjadi lebih damai dan tenang. Di samping itu, usahakan juga untuk membaca Al-Quran terjemahan. Sebab dengan memahami makna-makna ayat Al-Quran kita pun bisa semakin meningkatkan iman.
2. Berwudhu dan salat
Ketika hati sedih, amarah memuncak, pikiran kalut dan tidak tenang maka segeralah mengambil wudhu dan jalankan shalat. Kedua aktivitasi ini (wudhu dan salat) bisa menjauhkanmu dari bisikan-bisikan syetan sekaligus meredahkan emosi.
Lihat Juga :