Masjid Quba Madinah : Masjid yang Dipuji dan Diceritakan Allah dalam Al-Qur'an
Selasa, 02 Mei 2023 - 16:17 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat ini beliau dan sahabatnya tinggal selama beberapa hari. Sebagian ahli sirah menyebut, lebih kurang selama empat hari. Kemudian beliau membangun sebuah masjid di lahan kebun kurma seluas 1.200 meter persegi.
Rasulullah SAW sendiri turut terlibat langsung dalam pembangunan masjid ini. Beliau membawa bahan-bahan bangunan sendiri hingga badan beliau dipenuhi debu dan pasir. Lalu ketika selesai, beliau pun memimpin sholat.
Tentu saja, Masjid Quba yang dibangun oleh Rasulullah saat itu berbeda dengan masjid Quba yang ada saat ini. Masjid yang berdiri sekarang ukurannya jauh lebih besar, yakni seluas 5.860 meter dengan daya tampung hingga 20 ribu orang. Masjid ini memang beberapa kali mengalami renovasi. Di masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz, menara masjid pertama kali dibangun. Adapun renovasi terakhir dilakukan secara besar-besaran oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi pada 1986.
Imam Nawawi dalam kitabnya 'Al Majmu' menganjurkan untuk senantiasa mengunjungi dan salat di Masjid Quba.
Imam Nawawi mengatakan bahwa sangat disunahkan untuk mendatangi Masjid Quba terutama hari Sabtu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah dan salat di dalamnya. Mengunjungi dan salat di Masjid Quba terdapat keutamaan yang sangat agung, di antaranya salat di dalamnya bernilai seperti pahala umrah. Dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah dari Sahl bin Hunaif disebutkan, bahwa Nabi Muhammad bersabda :
“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba’, kemudian dia mendirikan salat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah.”
Dalam hadis lain yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Usaid bin Alhudhair, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam. bersabda :
“Salat di Masjid Quba seperti melakukan umrah.”
Bahkan, seperti ayat yang disebutkan di atas, yaitu di dalam Al-Qur-an Surat at-Taubah ayat 108 Allah memuji : "orang yang Salat di dalamnya. ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih."
Karena itulah, ketika kita berada di Madinah, kita sangat dianjurkan untuk bersuci dengan wudhu dari hotel kemudian mendatangi Masjid Quba dan salat di dalamnya, baik salat wajib atau sunah.Hal ini selain untuk mengikuti sunah Nabi Muhammad, mendatangi Masjid Quba dan salat di dalamnya memiliki keutamaan yang besar, yaitu bernilai seperti pahala umrah.
Baca juga: Masjid Masa Rasulullah SAW, Berlantai Tanah Beratap Pelepah Kurma
Rasulullah SAW sendiri turut terlibat langsung dalam pembangunan masjid ini. Beliau membawa bahan-bahan bangunan sendiri hingga badan beliau dipenuhi debu dan pasir. Lalu ketika selesai, beliau pun memimpin sholat.
Tentu saja, Masjid Quba yang dibangun oleh Rasulullah saat itu berbeda dengan masjid Quba yang ada saat ini. Masjid yang berdiri sekarang ukurannya jauh lebih besar, yakni seluas 5.860 meter dengan daya tampung hingga 20 ribu orang. Masjid ini memang beberapa kali mengalami renovasi. Di masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz, menara masjid pertama kali dibangun. Adapun renovasi terakhir dilakukan secara besar-besaran oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi pada 1986.
Imam Nawawi dalam kitabnya 'Al Majmu' menganjurkan untuk senantiasa mengunjungi dan salat di Masjid Quba.
Imam Nawawi mengatakan bahwa sangat disunahkan untuk mendatangi Masjid Quba terutama hari Sabtu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah dan salat di dalamnya. Mengunjungi dan salat di Masjid Quba terdapat keutamaan yang sangat agung, di antaranya salat di dalamnya bernilai seperti pahala umrah. Dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah dari Sahl bin Hunaif disebutkan, bahwa Nabi Muhammad bersabda :
“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba’, kemudian dia mendirikan salat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah.”
Dalam hadis lain yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Usaid bin Alhudhair, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam. bersabda :
“Salat di Masjid Quba seperti melakukan umrah.”
Bahkan, seperti ayat yang disebutkan di atas, yaitu di dalam Al-Qur-an Surat at-Taubah ayat 108 Allah memuji : "orang yang Salat di dalamnya. ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih."
Karena itulah, ketika kita berada di Madinah, kita sangat dianjurkan untuk bersuci dengan wudhu dari hotel kemudian mendatangi Masjid Quba dan salat di dalamnya, baik salat wajib atau sunah.Hal ini selain untuk mengikuti sunah Nabi Muhammad, mendatangi Masjid Quba dan salat di dalamnya memiliki keutamaan yang besar, yaitu bernilai seperti pahala umrah.
Baca juga: Masjid Masa Rasulullah SAW, Berlantai Tanah Beratap Pelepah Kurma
(wid)
Lihat Juga :