Cara Unik ke Tanah Suci: Dari Jalan Kaki sampai Mengayuh Sepeda
Selasa, 09 Mei 2023 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja, ulama lainnya berpandangan bahwa Islam tidak melarang pergi haji dengan berjalan kaki. “Benar bahwa lebih baik bepergian dengan kendaraan. Tetapi ketika seseorang memutuskan untuk berjalan kaki, tidak ada gunanya menghentikannya,” ujar seorang ulama sebagai mana dilansir media setempat, thehindu.com.
Shihab tidak peduli dengan polemik itu. Ia melanjutkan perjalanannya melintasi Pakistan, Iran, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi dengan berjalan kaki.
Dia membawa bagasi ringan saat berjalan setidaknya 25 km sehari. Dia lebih suka menghabiskan malamnya di masjid. “Saya tidak membawa tenda karena ingin berjalan santai," katanya.
![Cara Unik ke Tanah Suci: Dari Jalan Kaki sampai Mengayuh Sepeda]()
Khalid Abdul Ghafoor dan Zeeshan
Selanjutnya, laman Dailypakistan pada 15 Mar 2023 lalu melansir, dua warga Pakistan telah tiba di Arab Saudi dengan berjalan kaki. Mereka berjalan selama hampir tiga setengah bulan untuk mencapai Tanah Suci.
Pada 2 Desember 2022, Khalid Abdul Ghafoor dan Zeeshan dari provinsi Punjab di timur tengah Pakistan meninggalkan kampung halaman mereka Faisalabad menuju Makkah dengan troli yang membawa barang-barang pribadi mereka.
Baca juga: Kisah Mualaf Jerman Murad Wilfred Hoffman Pergi Haji
Mereka menempuh jarak 30 kilometer dalam sehari untuk mencapai tujuan impian mereka dan akhirnya mereka memasuki Kerajaan melalui perbatasan UEA setelah 3 bulan 12 hari. Namun, mereka masih harus menempuh jarak 1500 km untuk mencapai Masjidil Haram.
Mengekspresikan perasaannya dalam perbincangan dengan Pak Media Forum (PMF) di Arab Saudi, mereka mengucap syukur kepada Allah SWT yang telah memberanikan diri untuk menempuh perjalanan ziarah suci dengan berjalan kaki. Ketika mereka telah memasuki Arab Saudi, mereka ingin mencapai tujuan mereka secepat mungkin.
Shihab tidak peduli dengan polemik itu. Ia melanjutkan perjalanannya melintasi Pakistan, Iran, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi dengan berjalan kaki.
Dia membawa bagasi ringan saat berjalan setidaknya 25 km sehari. Dia lebih suka menghabiskan malamnya di masjid. “Saya tidak membawa tenda karena ingin berjalan santai," katanya.

Khalid Abdul Ghafoor dan Zeeshan
Selanjutnya, laman Dailypakistan pada 15 Mar 2023 lalu melansir, dua warga Pakistan telah tiba di Arab Saudi dengan berjalan kaki. Mereka berjalan selama hampir tiga setengah bulan untuk mencapai Tanah Suci.
Pada 2 Desember 2022, Khalid Abdul Ghafoor dan Zeeshan dari provinsi Punjab di timur tengah Pakistan meninggalkan kampung halaman mereka Faisalabad menuju Makkah dengan troli yang membawa barang-barang pribadi mereka.
Baca juga: Kisah Mualaf Jerman Murad Wilfred Hoffman Pergi Haji
Mereka menempuh jarak 30 kilometer dalam sehari untuk mencapai tujuan impian mereka dan akhirnya mereka memasuki Kerajaan melalui perbatasan UEA setelah 3 bulan 12 hari. Namun, mereka masih harus menempuh jarak 1500 km untuk mencapai Masjidil Haram.
Mengekspresikan perasaannya dalam perbincangan dengan Pak Media Forum (PMF) di Arab Saudi, mereka mengucap syukur kepada Allah SWT yang telah memberanikan diri untuk menempuh perjalanan ziarah suci dengan berjalan kaki. Ketika mereka telah memasuki Arab Saudi, mereka ingin mencapai tujuan mereka secepat mungkin.
(mhy)
Lihat Juga :