Hukum Menonton Anime Jepang dari Syaikh Assim Al-Hakeem

Senin, 15 Mei 2023 - 20:37 WIB
loading...
Hukum Menonton Anime...
Ulama Arab Saudi Syaikh Assim Al Hakeem menjelaskan hukum menonton anime Jepang seperti Naruto setelah seorang penanya menanyakan tentang hal tersebut. Foto/Channel Youtube Just a Layman
A A A
Ulama Arab Saudi Syaikh Assim Al Hakeem mengemukakan pendapatnya tentang hukum menonton anime Jepang seperti Naruto maupun kartun barat.

Pendapat ini disampaikan oleh Syaikh Assim Al Hakeem setelah seorang penanya menanyakan tentang hukum menonton anime Naruto. Berikut penjelasannya diunggah Channel YouTube "Just a Layman".

Dalam ceramah tersebut Syaikh Assim Al Hakeem terlihat mengerti betul tentang anime Naruto. Mulai dari latar ceritanya hingga adegan-adegan yang terdapat di dalam animasi buatan Jepang tersebut.

Syaikh Assim mengungkapkan bahwa "Naruto Uzumaki adalah anime Jepang yang telah muncul pada 20 tahun lalu atau lebih, yang mengisahkan tentang kehidupan para ninja."

Bahkan dijelaskan pula bagaimana ada seekor rubah yang mengacau dan kemudian jiwa dari rubah tersebut disegel ke dalam tubuh seorang anak yang baru saja lahir.

Beliau melanjutkan, "sebagian orang berpendapat bahwa menonton anime bukanlah sebuah tindakan yang salah, namun para ahli ulama menyebutkan bahwa hal tersebut dilarang."

Pelarangan ini dikarenakan terdapat banyak konten dalam anime yang bagi para ulama dianggap menyimpang dari ajaran Islam. Cendekiawan Arab Saudi itu memberikan sebuah contoh, dimana dalam anime Naruto banyak hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas.

"Misalnya ketika Naruto menggunakan jurus penyamaran yang membuat dirinya terlihat seperti wanita tak berbusana dan menunjukkan tubuhnya pada gurunya," terang Syaikh Assim yang ceramahnya sering viral di media sosial.

Hal itulah yang disorot oleh beliau sebagai sesuatu yang tak pantas dipertontonkan. Menurutnya, adegan tersebut juga dekat kaitannya dengan LGBT. Sebagai seorang muslim, tentulah harus benar-benar peka dalam menilai sesuatu.

Karena beberapa hal yang diperlihatkan dalam anime itu secara implisit mengajak bagaimana seseorang dapat menyukai budaya negatif tersebut. Hal ini disebabkan karena budaya negatif yang ditentang oleh Islam memang telah menjadi hal yang lumrah di negara tersebut.

Syaikh Assim Al-Hakeem juga melanjutkan dengan kalimat, "Hal-hal negatif yang dibawakan oleh kartun itu tentunya akan menjadi dampak buruk ke anak untuk masa depan."

Karena nantinya anak-anak cenderung lebih menyukai budaya dan kebiasaan yang disukainya atau telah jadi tontonan favoritnya. Karena itu Syaikh Assim menyarankan untuk menghindarinya dan lebih mengutamakan ibadah. Melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga atau pergi ke tempat-tempat positif untuk anak-anak.

Baca Juga: 5 Anime Ini Tidak Boleh Ditonton saat Puasa, Bisa Bikin Batal!

Berikut ceramah Syaikh Assim Al-Hakeem dilansir dari Channel Youtube "Just a Layman" 8 Juni 2021 lalu:
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Rekomendasi
Teliti Mumi Menjerit,...
Teliti Mumi Menjerit, Ilmuwan Temukan Fakta Menakutkan
Ahli Antariksa AS Sebut...
Ahli Antariksa AS Sebut 119 UFO Telah Mendarat di Bumi
Peneliti Temukan Fakta...
Peneliti Temukan Fakta Mengejutkan Belut Listrik di Hutan Amazon
Artikel Terkini
Muslimah pun Perlu Berdakwah,...
Muslimah pun Perlu Berdakwah, Ini Peran Penting Wanita dalam Syiar Islam
Metode Dakwah Para Nabi:...
Metode Dakwah Para Nabi: Nabi Ibrahim Memulai dari Keluarga, Nabi Muhammad Meneladaninya
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Siapa Pengikut Dajjal?...
Siapa Pengikut Dajjal? Hadis Rasulullah Menyebut 70.000 Kaum Yahudi dan Perempuan
Infografis
Melihat Sinyal Positif...
Melihat Sinyal Positif dari Fenomena IPO Sejumlah Startup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved