Menag Yaqut Imbau Jemaah Haji Tak Bawa Atribut Partai ke Tanah Suci
Rabu, 24 Mei 2023 - 08:11 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyalami jemaah calon haji di dalam pesawat sebelum berangkat ke Tanah Suci di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/5/2023) dini hari. FOTO/ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengimbau kepada jemaah haji Indonesia tak membawa barang-barang yang tidak perlu, termasuk atribut partai atau organisasi, ke Tanah Suci. Jemaah disarankan hanya membawa barang seperlunya.
Hal ini disampaikan Menag Yaqut saat melepas keberangkatan 388 jemaah kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01) di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/5/2023) dini hari.
"Meski ini sudah masuk tahun politik, tidak perlu membawa atribut-atribut partai atau organisasi, apalagi dibawa untuk foto-foto di area Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Bila tertangkap pihak keamanan Arab Saudi, bisa terkena hukuman," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/5/2023).
Selain itu, Menag juga mengingatkan jemaah mengenai larangan membawa segala bentuk jimat. Sebab, hal itu bisa terkena pasal syirik di Arab Saudi, dan hukumannya berat.
"Saya berharap jemaah dapat bijak menggunakan sosial media selama di Saudi. Jangan sembarangan membuat konten negatif saat berada di Haramain lalu diunggah di media sosial. Jadi sekali lagi saya pesan, fokus beribadah saja," katanya.
Pada kesempatan itu, Menag Yaqut bersama Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Faisal Abdullah Al Amudi langsung menyapa jemaah di ruang tunggu keberangkatan dan meninjau ruang fast track. "Tahun depan kita usahakan fast track tidak hanya di sini melainkan di beberapa tempat, terutama di provinsi yang jemaahnya banyak. Kami mohon doa Bapak/Ibu semua," kata Menag Yaqut.
Menurut Menag, jemaah tahun ini merupakan orang-orang yang terpilih berangkat ke Baitullah, menunaikan Rukun Islam kelima, yaitu beribadah haji. Menurut Menag, ibadah haji memerlukan fisik yang prima. Karenanya, jemaah haji harus selalu memperhatikan aspek kesehatan selama di perjalanan, di Arab Saudi, hingga nantinya kembali lagi ke Tanah Air.
Baca juga: 388 Jemaah Haji Dilepas ke Tanah Suci, Menag Yaqut: Jangan Lupa Doakan Indonesia
"Jangan terlalu memaksakan diri dalam beraktivitas, termasuk beribadah sunah, terlebih bila merasa kesehatannya tidak memadai," kata Menag saat melepas jemaah dari dalam pesawat Garuda Indonesia yang akan bertolak ke Madinah, Arab Saudi.
Hal ini disampaikan Menag Yaqut saat melepas keberangkatan 388 jemaah kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 01) di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/5/2023) dini hari.
"Meski ini sudah masuk tahun politik, tidak perlu membawa atribut-atribut partai atau organisasi, apalagi dibawa untuk foto-foto di area Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Bila tertangkap pihak keamanan Arab Saudi, bisa terkena hukuman," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/5/2023).
Selain itu, Menag juga mengingatkan jemaah mengenai larangan membawa segala bentuk jimat. Sebab, hal itu bisa terkena pasal syirik di Arab Saudi, dan hukumannya berat.
"Saya berharap jemaah dapat bijak menggunakan sosial media selama di Saudi. Jangan sembarangan membuat konten negatif saat berada di Haramain lalu diunggah di media sosial. Jadi sekali lagi saya pesan, fokus beribadah saja," katanya.
Pada kesempatan itu, Menag Yaqut bersama Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Faisal Abdullah Al Amudi langsung menyapa jemaah di ruang tunggu keberangkatan dan meninjau ruang fast track. "Tahun depan kita usahakan fast track tidak hanya di sini melainkan di beberapa tempat, terutama di provinsi yang jemaahnya banyak. Kami mohon doa Bapak/Ibu semua," kata Menag Yaqut.
Menurut Menag, jemaah tahun ini merupakan orang-orang yang terpilih berangkat ke Baitullah, menunaikan Rukun Islam kelima, yaitu beribadah haji. Menurut Menag, ibadah haji memerlukan fisik yang prima. Karenanya, jemaah haji harus selalu memperhatikan aspek kesehatan selama di perjalanan, di Arab Saudi, hingga nantinya kembali lagi ke Tanah Air.
Baca juga: 388 Jemaah Haji Dilepas ke Tanah Suci, Menag Yaqut: Jangan Lupa Doakan Indonesia
"Jangan terlalu memaksakan diri dalam beraktivitas, termasuk beribadah sunah, terlebih bila merasa kesehatannya tidak memadai," kata Menag saat melepas jemaah dari dalam pesawat Garuda Indonesia yang akan bertolak ke Madinah, Arab Saudi.
Lihat Juga :