Cerita Imran Tolak Dikasih Uang dan Berlian Usai Bantu Jemaah Haji Lansia yang Tersesat
Selasa, 13 Juni 2023 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
"Jemaah haji lansia ini tidak membawa identitas. Yang dia ingat itu cuma telepon rumah. Kemungkinannya paling kita bawa ke Daker atau ke KBRI," tuturnya.
Upaya Imran membawa jemaah lansia tersebut ke penginapannya mulai menemukan titik terang. Hal itu setelah jemaah menyebut nomor telepon rumahnya di Jakarta. "Akhirnya saya telepon rumahnya, anaknya yang angkat," kata Imran.
Setelah menceritakan apa yang terjadi, Imran kemudian diberi nomor telepon Satria, anaknya jemaah haji lansia yang juga ikut berhaji. "Ternyata anaknya juga sedang mencari namun tidak ketemu. Dari situ baru diketahui jemaah ini tinggal di Hotel Karam Golden dekat pintu 322," papar Imran.
Baca juga: Ajukan Tanazul, 75 Jemaah Haji Akan Kembali ke Kloter Asal
Melihat kondisinya yang sudah tidak lagi sanggup berjalan, Imran memutuskan untuk mengantarkannya dengan kursi roda. "Bapak ini bilang tolong anter saya nanti saya kasih berlian, tapi saya enggak mau. Saya dorong pakai kursi roda sampai ke hotel. Sampai ke kamar beliau mau kasih duit pakai amplop tetap saya tolak. Saya bilang sudah menjadi tanggung jawab petugas untuk membantu jemaah," tutupnya.
Upaya Imran membawa jemaah lansia tersebut ke penginapannya mulai menemukan titik terang. Hal itu setelah jemaah menyebut nomor telepon rumahnya di Jakarta. "Akhirnya saya telepon rumahnya, anaknya yang angkat," kata Imran.
Setelah menceritakan apa yang terjadi, Imran kemudian diberi nomor telepon Satria, anaknya jemaah haji lansia yang juga ikut berhaji. "Ternyata anaknya juga sedang mencari namun tidak ketemu. Dari situ baru diketahui jemaah ini tinggal di Hotel Karam Golden dekat pintu 322," papar Imran.
Baca juga: Ajukan Tanazul, 75 Jemaah Haji Akan Kembali ke Kloter Asal
Melihat kondisinya yang sudah tidak lagi sanggup berjalan, Imran memutuskan untuk mengantarkannya dengan kursi roda. "Bapak ini bilang tolong anter saya nanti saya kasih berlian, tapi saya enggak mau. Saya dorong pakai kursi roda sampai ke hotel. Sampai ke kamar beliau mau kasih duit pakai amplop tetap saya tolak. Saya bilang sudah menjadi tanggung jawab petugas untuk membantu jemaah," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :