Kiai Wazir: Jemaah Haji Lansia dan Risti Boleh Tidak Mabit di Mina dan Muzdalifah

Rabu, 14 Juni 2023 - 09:45 WIB
loading...
Kiai Wazir: Jemaah Haji...
Konsultan Ibadah Daker Madinah KH Ahmad Wazir Ali menjelaskan jemaah lansia mendapat keringanan dalam pelaksanaan ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Foto/SINDOnews/Sucipto
A A A
MADINAH - Jemaah haji lanjut usia (lansia) diperbolehkan untuk tidak melakukan mabid di Muzdalifah dan Mina . Hal itu merupakan bagian dari rukhsah atau keringanan yang diberikan kepada jemaah lansia.

Konsultan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Madinah KH Ahmad Wazir Ali menjelaskan jemaah lansia mendapat keringanan dalam pelaksanaan ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Baca juga: Cerita Tukang Tahu Keliling Wujudkan Impian Naik Haji setelah 40 Tahun Menabung di Celengan

Keringanan tersebut antara lain, mabit di Muzdalifah dan Mina. Sehingga kewajiban itu bagi lansia menjadi gugur. Begitu juga dengan lempar jumrah di mana pelaksanaannya bisa diwakilkan.

"Keringanan bagi lansia mabitnya gugur, lontar jumrah bisa wakilkan. Enggak perlu ke Muzdalifah atau Mina. Orang sakit kok dibawa-bawa (ke Muzdalifah dan Mina)," ujar Kiai Wazir saat melepas evakuasi tiga pasien jemaah haji dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Selasa (13/6/2023).

Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar, Jombang itu menjelaskan bagi jemaah yang sakit miqatnya cukup dari KKHI. Cara itu dibenarkan oleh sebagian ulama.

"Sebenarnya, miqatnya di Bir Ali. Tapi jika dipaksakan khawatir tidak ada yang memandu nanti kelewatan, maka lebih baik mereka ihram dari KKHI," katanya.

Kiai Wazir juga mengimbau jemaah haji yang sedang sakit agar mengucapkan niat ihram dengan niat bersyarat (isytirath). Jika dalam perjalanan menuju Makkah ada halangan-halangan maka bisa langsung tahalul dan boleh menjalankan apa yang dilarang saat ihram.

Baca juga: Kemenag Tetapkan 44 Imam Masjid untuk UEA Tahun 2023, Ini Nama-namanya

"Jemaah lansia tidak perlu memaksakan ibadah-ibadah sunah. Ibadahnya cukup yang wajib-wajib saja. Jemaah lansia atau risti perlu mengukur kemampuan. Harus tahu diri. Bila tidak bisa menjalankan ibadah-ibadah laiknya orang normal, tetap bisa mendapatkan pahalanya," paparnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Harta Karun Air Purba...
Harta Karun Air Purba Berusia 6 Juta Tahun Ditemukan di Bawah Pegunungan Sisilia
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Arkeolog Temukan Benua...
Arkeolog Temukan Benua Purba Tersembunyi di Bawah Lautan Arktik
Artikel Terkini
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved