Ini Skema Pergerakan Jemaah Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Senin, 19 Juni 2023 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
"Ini tentu bagi jemaah lansia sangat berat. Karenanya bisa diwakilkan karena secara syar'i memang diizinkan untuk diwakilkan. Jemaah lansia tetap berada di tenda untuk berdoa dan berzikir, sementara lontar jumrahnya diwakilkan," jelas Subhan.
Skema persiapan puncak haji ini, kata Subhan, akan mulai disosialisasikan ke petugas dan jemaah. Petugas diharapkan bisa memahami tugas dan pos layanannya masing-masing. Jemaah memahami bahwa ada banyak petugas yang akan melayani mereka di setiap tahapan puncak haji.
"Masing-masing maktab sudah melakukan koordinasi terkait pembagian jadwal keberangkatan. Jadwal itu akan diinformasikan ke petugas dan jemaah agar dipahami dan dipedomani," tandasnya.
Senada, Kabid Perlindungan Jemaah (Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Harun Al Rasyid menjelaskan, kedatangan jemaah ke Arafah sesuai jadwal dan rute pergerakan yang telah disusun oleh Satuan Operasi (Satops) Armina atau Masyair yakni, satuan operasional Arafah, Mudzalifah, dan Mina.
"Jemaah akan bergerak pada 8 Zulhijah mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WAS. Itulah waktu bergerak jemaah," ujarnya.
Berbeda dengan jemaah, kata Harun, untuk petugas haji mulai bergerak ke Armuzna pada 6 dan 7 Zulhijah sebagai tim aju. Pada tanggal itu petugas sudah menyiapkan sektor-sektor yang dibentuk di Arofah.
"Di Arafah ini ada 70 maktab yang akan dipetakan dalam 11 sektor adhoc mulai dari 1 sampai 11 sektor adhoc. Setiap 1 adhoc akan membawahi 8-9 maktab. Setiap maktab berisi 7 kloter. Personel tiap-tiap maktab berjumlah 48-50 orang dari petugas Daker Bandara dan Makkah," ucapnya.
Skema persiapan puncak haji ini, kata Subhan, akan mulai disosialisasikan ke petugas dan jemaah. Petugas diharapkan bisa memahami tugas dan pos layanannya masing-masing. Jemaah memahami bahwa ada banyak petugas yang akan melayani mereka di setiap tahapan puncak haji.
"Masing-masing maktab sudah melakukan koordinasi terkait pembagian jadwal keberangkatan. Jadwal itu akan diinformasikan ke petugas dan jemaah agar dipahami dan dipedomani," tandasnya.
Senada, Kabid Perlindungan Jemaah (Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Harun Al Rasyid menjelaskan, kedatangan jemaah ke Arafah sesuai jadwal dan rute pergerakan yang telah disusun oleh Satuan Operasi (Satops) Armina atau Masyair yakni, satuan operasional Arafah, Mudzalifah, dan Mina.
"Jemaah akan bergerak pada 8 Zulhijah mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WAS. Itulah waktu bergerak jemaah," ujarnya.
Berbeda dengan jemaah, kata Harun, untuk petugas haji mulai bergerak ke Armuzna pada 6 dan 7 Zulhijah sebagai tim aju. Pada tanggal itu petugas sudah menyiapkan sektor-sektor yang dibentuk di Arofah.
"Di Arafah ini ada 70 maktab yang akan dipetakan dalam 11 sektor adhoc mulai dari 1 sampai 11 sektor adhoc. Setiap 1 adhoc akan membawahi 8-9 maktab. Setiap maktab berisi 7 kloter. Personel tiap-tiap maktab berjumlah 48-50 orang dari petugas Daker Bandara dan Makkah," ucapnya.
(muh)
Lihat Juga :