Jutaan Jemaah Haji Lakukan Tawaf Al-Qudum, Selanjutnya Bergerak Menuju Mina
Senin, 26 Juni 2023 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Berikut Ini Perbedaan Puasa Arafah dan Tarwiyah
Selama hari-hari Tasyrik, yang jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah, jemaah haji harus tetap berada di Mina dan melakukan dua ritual rami tambahan. Pada sore hari tanggal 11 Zulhijjah, jemaah mengumpulkan 21 kerikil dan melanjutkan untuk melemparkannya di tiga Jamarat. Pelemparan diawali dengan Jamarat Al-Ula, kemudian Jamarat Al-Wusta, dan terakhir Jamarat Al-Aqaba.
Selanjutnya, sebelum berangkat dari Makkah, jamaah diwajibkan melakukan Tawaf Al-Wida atau disebut juga dengan Tawaf perpisahan. Ritual ini sangat penting dalam ibadah haji dan wajib bagi semua jamaah.
Haji tahun ini akan menjadi pertemuan jemaah terbesar sejak 2019, sebelum dimulainya pandemi COVID-19.
Pada tahun 2019, sekitar 2,5 juta orang ikut serta dalam ibadah haji, menandai jumlah pemilih yang signifikan. Namun, karena wabah global, hanya 10.000 orang yang diizinkan untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2020. Jumlah peserta meningkat menjadi hampir 59.000 pada tahun 2021.
Menurut Otoritas Umum Statistik, total jemaah haji tahun 2022 mencapai 899.353 orang, terdiri dari 779.919 orang dari luar Arab Saudi dan 119.434 orang dari dalam negeri. Ini tetap jauh di bawah angka pra-pandemi.
Namun, Kementerian Haji dan Umrah telah mengumumkan bahwa haji tahun ini akan menyambut 2 juta jemaah, termasuk 200.000 dari dalam negeri. Peningkatan signifikan dalam jumlah peserta ini menunjukkan kembalinya secara bertahap ke keadaan normal dan dimulainya kembali pengalaman haji untuk lebih banyak orang.
Baca juga: Hari Tasyrik, Harinya Menyantap Makanan dan Berzikir
Selama hari-hari Tasyrik, yang jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah, jemaah haji harus tetap berada di Mina dan melakukan dua ritual rami tambahan. Pada sore hari tanggal 11 Zulhijjah, jemaah mengumpulkan 21 kerikil dan melanjutkan untuk melemparkannya di tiga Jamarat. Pelemparan diawali dengan Jamarat Al-Ula, kemudian Jamarat Al-Wusta, dan terakhir Jamarat Al-Aqaba.
Selanjutnya, sebelum berangkat dari Makkah, jamaah diwajibkan melakukan Tawaf Al-Wida atau disebut juga dengan Tawaf perpisahan. Ritual ini sangat penting dalam ibadah haji dan wajib bagi semua jamaah.
Haji tahun ini akan menjadi pertemuan jemaah terbesar sejak 2019, sebelum dimulainya pandemi COVID-19.
Pada tahun 2019, sekitar 2,5 juta orang ikut serta dalam ibadah haji, menandai jumlah pemilih yang signifikan. Namun, karena wabah global, hanya 10.000 orang yang diizinkan untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2020. Jumlah peserta meningkat menjadi hampir 59.000 pada tahun 2021.
Menurut Otoritas Umum Statistik, total jemaah haji tahun 2022 mencapai 899.353 orang, terdiri dari 779.919 orang dari luar Arab Saudi dan 119.434 orang dari dalam negeri. Ini tetap jauh di bawah angka pra-pandemi.
Namun, Kementerian Haji dan Umrah telah mengumumkan bahwa haji tahun ini akan menyambut 2 juta jemaah, termasuk 200.000 dari dalam negeri. Peningkatan signifikan dalam jumlah peserta ini menunjukkan kembalinya secara bertahap ke keadaan normal dan dimulainya kembali pengalaman haji untuk lebih banyak orang.
Baca juga: Hari Tasyrik, Harinya Menyantap Makanan dan Berzikir
(mhy)
Lihat Juga :