Khutbah Jumat: 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah

Jum'at, 14 Juli 2023 - 05:10 WIB
loading...
A A A
Ayat Hijrah tersebut mengandung makna yang dalam yaitu memotivasi umat Islam untuk berhijrah di jalan Allah. Di antaranya adalah umat Islam tidak akan mengalami kemiskinan dan jika ia berhijrah karena Allah. Ingin kebaikan Akhirat dan dunia lalu meninggal akan mendapatkan pahalanya Allah. Ayat-ayat lain yang bicara Hijrah banyak memotivasi manusia untuk hidup lebih baik dari sebelumnya.

Agar tahun baru Hijriyah ini bermakna bagi kita, monggo kita berubah lebih baik dari sebelumnya. Jika sebelumnya jarang baca Al-Qur'an, tahun baru ini kita tingkatkan baca Al-Qur'annya. Pun demikian jika tahun sebelumnya jarang berjamaah ayo di tahun baru ini kita tingkatnya sholat jamaah kita. Intinya di tahun baru ini, ibadah individual dan ibadah sosial harus lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

Kedua, peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah untuk membangun tatanan kehidupan yang lebih baik. Peristiwa Hijrah ini tidak dilakukan secara sembarangan. Akan tetapi dilakukan dengan strategi yang matang dan teknis perjalanan yang cermat. Semisal adanya perencanaan rute perjalanan yang jarang dilalui oleh orang kafir, perbekalan yang cukup, kendaraan yang kuat, adanya mata-mata perjalanan dan lain-lain. Ini adalah peristiwa sangat penting.

Rasulullah SAW melalui peristiwa Hijrah mengajarkan kepada umatnya untuk berpikir perencanaan yang matang. Jika umat Islam ingin jaya, maju dan umat Islam selalu terdepan, maka perencanaan haruslah matang. Jika tidak matang, maka umat Islam bisa dikalahkan oleh musuh.

Ketiga, setelah Nabi Muhammad SAW Hijrah dan menempati Yastrib, Nabi mengubah daerah itu menjadi Madinah yang berarti bisa tempat yang berbudaya, bisa juga kota. Dua makna ini sama maksudnya yaitu suatu daerah yang maju. Jika kita mengikuti pelajaran ini, ayo umat Islam menjadi umat yang berbudaya tinggi contohnya adalah disiplin, taat aturan, menjadi teladan, saling menghormati, saling menghargai, tepat waktu, dan lain-lain. Sungguh, jika ini dilakukan umat Islam akan menjadi jaya dan maju.

Keempat, setelah Nabi Muhammad SAW sampai di tempat Hijrah, Beliau pertama kali membangun masjid. Ini artinya Rasulullah SAW mengajarkan kepada umat Islam untuk menjadikan masjid sebagai tempat pemersatu. Caranya adalah ayo memakmurkan masjid dengan aktivitas jamaah. Sholat 5 waktu berjamaah serta menjadikan masjid semarak pengajian dan kegiatan keagamaan. Jika salah ditegur, dan jika benar pemimipin diikuti hingga selesai. Jika ini dilakukan niscaya masyarakat Islam akan damai, tentram dan sejahtera.

Kelima, ada amalan yang bagus dilakukan pada Bulan Muharram yaitu berpuasa tanggal 9 Muharram yang disebut dengan puasa Tasu'a dan 10 Muharram disebut Puasa Asyura. Puasa tanggal 10 disebut sebagai puasanya Nabi Musa dan Rasulullah SAW berkeinginan untuk puasa tanggal 9 untuk membedakan agar tidak sekadar tanggal 10 saja sebagaimana orang Yahudi dan Narani. Puasa tanggal 9 dan 10 bulan Muharram dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ حِينَ صَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ قَالَ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: "Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas, semoga Allah SWT meridhoi keduanya. Abdullah berkata, "Ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa, para sahabat bertanya, 'Ya Rasulallah, itu adalah hari yang diagungkan Yahudi dan Nasrani.’ Rasulullah SAW bersabda, "Kalau ada kesempatan pada tahun depan, insya Allah kita akan berpuasa Tasua (9 Muharram)." Abdullah Ibnu Abbas berkata, "Belum datang tahun depan, tetapi Rasulullah sudah terlebih dulu wafat." (HR Muslim)

Mumpung kita masih hidup dan masih sehat, ayo puasa pada dua hari tersebut. Disebutkan dalam hadis, puasa bulan Muharram adalah puasa paling bagus setelah puasa Ramadhan. Puasa itu akan menghapus dosa satu tahun yang lalu.

Kaum Muslimin Sidang Jumat rahimakumullah!
Semoga Tahun Baru Hijriyah ini, kita bisa mengambil pelajaran dan hikmahnya. Di antaranya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya (rajin sholat berjamaah, sedekah, membaca Al-Qur'an dan lain-lain), melakukan perencanaan kegiatan, menjadikan masjid sebagai basis perkumpulan umat Islam, memperbanyak amal kebaikan (di antaranya adalah Puasa Tasua dan Puasa 'Asyura). Selamat Tahun Baru Hijriyah dan selamat berubah menjadi lebih baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Jangan Main Handphone...
Jangan Main Handphone saat Khotib Khotbah Jumat! Ini Hukumnya
7 Larangan di Bulan...
7 Larangan di Bulan Muharram yang Penting Diketahui Umat Islam, Apa Saja?
Hari Persaudaraan, Kemenag...
Hari Persaudaraan, Kemenag Terbitkan Edaran Khotbah Tema Inklusi dan Harmoni Alam
Khotbah Jumat: Siapakah...
Khotbah Jumat: Siapakah Nabi dan Rasul yang Paling Tinggi Derajatnya?
Khutbah Jumat tentang...
Khutbah Jumat tentang Pemimpin dan Pemerintahan Baru
Rekomendasi
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Jepang Merevisi Probabilitas...
Jepang Merevisi Probabilitas Gempa Besar di Palung Nankai
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved