Menyusuri Jalur Rasulullah Jalan Kaki dari Nabawi ke Masjid Quba, Hidupkan Sunah dan Raih Pahala Umrah

Jum'at, 14 Juli 2023 - 11:00 WIB
loading...
Menyusuri Jalur Rasulullah...
Jalur pedestrian dari Masjid Nabawi ke Masjid Quba di Kota Suci Madinah Al Munawarrah ramai dilintasi pengunjung dan warga, Kamis (13/7/2023) malam. FOTO/SINDOnews/SUCIPTO
A A A
JAKARTA - Eksotis, unik, dan ramah bagi pejalan kaki (pedestrian). Begitulah kesan pertama penulis ketika menelusuri jalur pedestrian dari Masjid Nabawi ke Masjid Quba yang berada di Kota Suci Madinah Al Munawarrah.

Jalur sepanjang lebih kurang 3-4 kilometer ini merupakan rute yang biasa dilewati Nabi Muhammad SAW dengan berjalan kaki. Ya, setiap Sabtu Rasulullah selalu berziarah ke Masjid Quba. Masjid pertama yang dibangun Rasulullah setelah hijrah dari Makkah ke Madinah.

Bagi jemaah haji dan umrah yang berkesempatan ke Masjid Nabawi, tidak ada salahnya mencoba menyusuri jalur ini. Berangkat dari Masjid Nabawi, jemaah bisa memulainya dari sektor 5 dengan melewati Masjid Ghamamah dan Masjid Abu Bakar.

Baca juga: Mengenal Masjid Quba dan Keistimewaannya, Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah

Dari situ, pejalan kaki kemudian menyeberangi jalan di bawah jembatan lalu menyusuri jalan yang terbentang hingga ke Masjid Quba. Sedangkan kalau dari Masjid Quba, jemaah bisa memulainya dari belakang masjid.

Setelah berjalan sekitar 50 meter, jemaah akan disuguhkan dengan beragam toko yang menjual berbagai barang-barang unik dan menarik. Tidak perlu khawatir tersesat karena jalur pejalan kaki ini dibuat sangat nyaman.

Penulis yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2023 mendapat kesempatan untuk menyusuri jalur tersebut pada malam hari. Jalan yang memiliki lebar sekitar 80 meter ini cukup ramai.

Banyak anak-anak kecil hingga remaja yang bermain bola di pinggir jalan. Ada pula yang mengayuh sepeda roda tiga berukuran besar di tanah lapang. Bahkan, ada juga anak-anak yang asik bermain air mancur di taman.

Selama menyusuri jalur tersebut, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan yang menarik dan unik. Lampu-lampu penerang jalan yang terpasang di antara gedung-gedung dan selang kecil yang menyemprotkan air dari atas memberikan kesan tersendiri.



Di kanan kiri jalan ini juga terdapat toko-toko yang menjual souvenir, baju, parfum, makanan dan minuman, resto, cafe, butik dan sebagainya. Bahkan, di sepanjang jalan ini terdapat pusat perbelanjaan seperti mal dan hotel.

Bukan cuma itu, agar jemaah yang melakukan tapak tilas jalur Rasulullah tidak bingung. Di sejumlah titik, terdapat papan penanda yang menunjukkan sudah sejauh mana pengunjung berjalan untuk mencapai Masjid Quba atau sebaliknya ke Masjid Nabawi.

Untuk mencapai Masjid Quba, diperkirakan memakan waktu sekitar 30 menit dengan jalan kaki biasa. Bagi yang tidak kuat jalan, ada fasilitas mobil golf yang siap melayani jemaah dengan biaya yang dikenakan sekitar 15-20 riyal.

Pembangunan jalur pedestrian ini dilakukan Raja Salman demi menghidupkan Sunnah Rasulullah serta menjaga tempat-tempat bersejarah di Kota Madinah. Pembangunan jalur pejalan kaki ini menghabiskan anggaran sebesar 10 miliar Riyal Saudi. Berdasarkan Hadits Bukhori dan Muslim disebutkan, Rasulullah selalu pergi ke Masjid Quba dengan berjalan kaki.

"Ketika pembangunan Masjid ini selesai, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam mengimami shalat selama 20 hari. Semasa hidupnya, Beliau selalu pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin dan Kamis. Setelah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam wafat, para sahabat menziarahi masjid ini dan melakukan salat di sana." (HR Bukhori Dan Muslim)

Koordinator Bimbingan Ibadah Daerah Kerja Madinah, KH Ahmad Wazir Ali yang sempat melakukan tapak tilas jalur tersebut mengatakan, dahulu Rasulullah mendatangi Masjid Quba setiap Hari Sabtu dengan berjalan kaki.

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءَ، فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba’, kemudian dia mendirikan salat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah (HR. Ibnu Majah dan lainnya)
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
Masjid Nabawi: Perpaduan...
Masjid Nabawi: Perpaduan Jejak Sejarah Rasulullah dan Kemegahan Arsitektur Islam
Askar Tak Berseragam...
Askar Tak Berseragam Awasi Masjid Nabawi, Jemaah Haji Diminta Ekstra Disiplin
Cegah Jemaah Haji Tercecer...
Cegah Jemaah Haji Tercecer dan Tersesat, Kemenhaj Siapkan 5 Pos di Area Masjid Nabawi
Rekomendasi
Tulang Belulang Raksasa...
Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba
Fenomena Alam di Indonesia...
Fenomena Alam di Indonesia Ini Sama Persis dengan Al-Quran Surat An-Naml
Pantai di Iran Tiba-tiba...
Pantai di Iran Tiba-tiba Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Artikel Terkini
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved