Pencarian Jemaah Haji Idun Rohim Zen Diperluas dan Tanpa Batas Waktu
Rabu, 19 Juli 2023 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Zaenal mencontohkan bagaimana jenazah Suharja ditemukan oleh pihak keamanan atau komunitas, bukan oleh WNI. "Tiba-tiba kemudian ada di mustasfa misi terakhir."
Sementara, jenazah almarhum Suharja Wardi bin Ardi asal Majalengka dimakamkan di Kompleks Pemakaman Saraya-Makkah. Sebelum dimakamkan, jenazah Suharja disalatkan di Masjidilharam.
Hal ini disampaikan oleh Kabid Pelindungan Jemaah Harun Al-Rasyid di Makkah. Harun bersama tim pelindungan jemaah (linjam) terus melakukan pendampingan sejak berhasil menemukan dan mengidentifikasi jenazah almarhum Suharja.
"Alhamdulillah, pukul 16.51 wWaktu Arab Saudi, prosesi pengurusan jenazah almarhum Suharja Wardi bin Ardi telah dilaksanakan. Diawali dengan pemandian di Mighsalah al-Tawheed Mosque, kemudian dilanjutkan salat jenazah di Masjidilharam ba’da Asar, lalu menuju pemakaman di Saraya Makkah,” katanya, Selasa (18/7/2023).
Suharja terpisah dari istrinya, Hj Aat, saat keduanya ke toilet di Arafah pada Selasa, 27 Juni 2023. Setelah dilakukan proses pencarian oleh tim Pelindungan Jemaah (Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi selama beberapa pekan, jenazah Suharja ditemukan di ruang penyimpanan jenazah (tsallajah) RS Mu'aisyim, Mina, Makkah pada Sabtu, 15 Juli 2023.
![Pencarian Jemaah Haji Idun Rohim Zen Diperluas dan Tanpa Batas Waktu]()
Foto/Dok MCH
Jenazah Suharja ditemukan tanpa gelang identitas sehingga, diperlukan kesaksian langsung dari keluarga terdekat. Proses verifikasi jenazah ini dilakukan di Markaz at-Thib asy-Syar'iy bi Shihhah al-Makkah al Mukarramah atau Forensic Medicine Center Makkah dengan menghadirkan istri almarhum Suharja, Ibu Hj Aat.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengantarkan Ibu Hj Aat, jemaah asal Majalengka yang tergabung dalam kloter 10 Embarkasi Kertajati (KJT 10), yang didatangkan secara khusus dari Madinah.
Ibu Hj Aat diantar oleh Kadaker Madinah ke Makkah bersama ketua, dokter, dan pembimbing ibadah kloter, ke Forensic Medicine Center Makkah untuk memastikan kondisi jemaah yang berhasil ditemukan tim Linjam, 16 Juli 2023.
"Ibu Hj Aat diajak melihat jenazah. Setelah yakin itu adalah jenazah suaminya yang terpisah saat di Arafah. Seiring adanya kepastian identitas Suharja, PPIH Arab Saudi segera mengurus proses pemandian hingga pemakaman jenazah almarhum," ujarnya.
Jenazah Suharja Dimakamkan di Saraya
Sementara, jenazah almarhum Suharja Wardi bin Ardi asal Majalengka dimakamkan di Kompleks Pemakaman Saraya-Makkah. Sebelum dimakamkan, jenazah Suharja disalatkan di Masjidilharam.
Hal ini disampaikan oleh Kabid Pelindungan Jemaah Harun Al-Rasyid di Makkah. Harun bersama tim pelindungan jemaah (linjam) terus melakukan pendampingan sejak berhasil menemukan dan mengidentifikasi jenazah almarhum Suharja.
"Alhamdulillah, pukul 16.51 wWaktu Arab Saudi, prosesi pengurusan jenazah almarhum Suharja Wardi bin Ardi telah dilaksanakan. Diawali dengan pemandian di Mighsalah al-Tawheed Mosque, kemudian dilanjutkan salat jenazah di Masjidilharam ba’da Asar, lalu menuju pemakaman di Saraya Makkah,” katanya, Selasa (18/7/2023).
Suharja terpisah dari istrinya, Hj Aat, saat keduanya ke toilet di Arafah pada Selasa, 27 Juni 2023. Setelah dilakukan proses pencarian oleh tim Pelindungan Jemaah (Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi selama beberapa pekan, jenazah Suharja ditemukan di ruang penyimpanan jenazah (tsallajah) RS Mu'aisyim, Mina, Makkah pada Sabtu, 15 Juli 2023.

Foto/Dok MCH
Jenazah Suharja ditemukan tanpa gelang identitas sehingga, diperlukan kesaksian langsung dari keluarga terdekat. Proses verifikasi jenazah ini dilakukan di Markaz at-Thib asy-Syar'iy bi Shihhah al-Makkah al Mukarramah atau Forensic Medicine Center Makkah dengan menghadirkan istri almarhum Suharja, Ibu Hj Aat.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengantarkan Ibu Hj Aat, jemaah asal Majalengka yang tergabung dalam kloter 10 Embarkasi Kertajati (KJT 10), yang didatangkan secara khusus dari Madinah.
Ibu Hj Aat diantar oleh Kadaker Madinah ke Makkah bersama ketua, dokter, dan pembimbing ibadah kloter, ke Forensic Medicine Center Makkah untuk memastikan kondisi jemaah yang berhasil ditemukan tim Linjam, 16 Juli 2023.
"Ibu Hj Aat diajak melihat jenazah. Setelah yakin itu adalah jenazah suaminya yang terpisah saat di Arafah. Seiring adanya kepastian identitas Suharja, PPIH Arab Saudi segera mengurus proses pemandian hingga pemakaman jenazah almarhum," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :