Sifat dan Karakteristik Ibad ar-Rahman (3): Selalu Merespons dengan Salam dan Kedamaian
Kamis, 24 Agustus 2023 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, Islam menawarkan dengan cara tidak menghiraukan alias menjauhi saja. Kira-kira pay no attention. Tak usah pusing dengan kejahilan mereka. Seperti firman-Nya:
فَاَ عْرِضْ عَنْهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ وَكَفٰى بِا للّٰهِ وَكِيْلًا
"Maka berpalinglah dari mereka dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah yang menjadi pelindung." (QS. An-Nisa' Ayat 81)
Namun yang ketiga Al-Qur'an juga mengajarkan cara merespons dengan memaafkan:
فَا عْفُوْا وَا صْفَحُوْا حَتّٰى يَأْتِيَ اللّٰهُ بِاَ مْرِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى کُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
"Maka maafkanlah dan berlapang dadalah sampai Allah memberikan perintah-Nya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah Ayat 109)
Pertanyaan yang kemudian timbul adalah mana cara merespons yang dikategorikan yang lebih baik (ahsan) dan cara yang damai Salaama? Jawabannya adalah tergantung kepada keadaan dan tujuan yang akan dicapai.
Jika memang dengan memaafkan akan menyelesaikan masalah, bukan justeru menambah masalah, maka itulah yang terbaik. Atau jika dengan cara tidak usah dipedulikan akan menghentikan kejahilan orang-orang jahil maka lakukanlah.
Tapi jika memaafkan mereka yang semena-mena atau tidak menghiraukan mereka justru akan semakin menambah kezaliman maka tentu respons pertama itu yang dikategorikan respon yang terbaik seperti dalam firman-Nya: ادفع بالتي هي احسن.
Dan itu pula yang dikategorikan قالوا سلاما atau mereka merespons dengan cara dan tujuan yang mendatangkan kedamaian dan keselamatan.
فَاَ عْرِضْ عَنْهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ وَكَفٰى بِا للّٰهِ وَكِيْلًا
"Maka berpalinglah dari mereka dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah yang menjadi pelindung." (QS. An-Nisa' Ayat 81)
Namun yang ketiga Al-Qur'an juga mengajarkan cara merespons dengan memaafkan:
فَا عْفُوْا وَا صْفَحُوْا حَتّٰى يَأْتِيَ اللّٰهُ بِاَ مْرِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى کُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
"Maka maafkanlah dan berlapang dadalah sampai Allah memberikan perintah-Nya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah Ayat 109)
Pertanyaan yang kemudian timbul adalah mana cara merespons yang dikategorikan yang lebih baik (ahsan) dan cara yang damai Salaama? Jawabannya adalah tergantung kepada keadaan dan tujuan yang akan dicapai.
Jika memang dengan memaafkan akan menyelesaikan masalah, bukan justeru menambah masalah, maka itulah yang terbaik. Atau jika dengan cara tidak usah dipedulikan akan menghentikan kejahilan orang-orang jahil maka lakukanlah.
Tapi jika memaafkan mereka yang semena-mena atau tidak menghiraukan mereka justru akan semakin menambah kezaliman maka tentu respons pertama itu yang dikategorikan respon yang terbaik seperti dalam firman-Nya: ادفع بالتي هي احسن.
Dan itu pula yang dikategorikan قالوا سلاما atau mereka merespons dengan cara dan tujuan yang mendatangkan kedamaian dan keselamatan.
Lihat Juga :